Laba Turun 41,6 Persen di Semester I, Indosat (ISAT) Sebut Beban Penggabungan Usaha
:
0
EmitenNews.com - PT Indosat Tbk (ISAT) mencatatkan laba bersih Rp3,26 triliun pada semester I 2022, atau merosot 41,6 persen dibandingkan periode sama tahun 2021 yang mencapai Rp5,597 triliun. Sehingga, laba per saham dasar ikut turun ke level Rp406,57 dari Rp1.030,19 per saham.
Billy Nikolas Simanjuntak Corporate Secretary PT Indosat Tbk (ISAT) dalam keterangannya yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia(BEI), Jumat (29/7/2022) mengunkapkan, turunya laba itu disebabkan oleh peningkatan beban operasional, peningkatan beban depresiasi dan amortisasi, serta peningkatan biaya finansial, sebagai dampak dari penggabungan dua perusahaan, yang diimbangi oleh peningkatan pendapatan.
“Peningkatan ini utamanya diakibatkan oleh peningkatan di seluruh beban akibat penggabungan dua perusahaan,” tulis Billy.
Hal itu membuat, beban penyelenggara jasa bengkak 66,6 persen menjadi Rp10,579 triliun.lalu, penyusutan amortisasi bengkak 34 persen menjadi Rp6,711 triliun. Lalu beban karyawan naik 68,2 persen menjadi Rp1,71 triliun.
Padahal Pendapatan tercatat naik 50,3 persen menjadi Rp22, 526 triliun pada semtahun 2022. Rincianya, Pendapatan Selular meningkat sebesar 57,5 pesen menjadi Rp19,5 triliun terutama disebabkan oleh peningkatan pendapatan Data, Interkoneksi dan Jasa Nilai Tambah.
Related News
Deretan Top Gainers di Tengah IHSG yang Merah, Apa Saja?
Komisaris Multitrend Indo (BABY) Borong 2,17 Juta Saham, Ini Sosoknya
Kinerja Memburuk, Tiga Pentolan Ini Lepas Jutaan Saham BYAN
Ironi Anggota Lawas MSCI, EXCL Berbalik Rugi 286 Persen Kuartal I 2026
Bali United Ternyata Ada Sahamnya, Kodenya BOLA
Pantau Saham dengan Dividend Yield Jumbo Mei 2026, Nyampe 20 Persen





