EmitenNews.com - Candrakarya Multikreasi mengurangi timbunan saham Mora Telematika Indonesia (MORA). Itu dilakukan dengan menjual 1,14 miliar eksemplar. Transaksi divestasi telah dipatenkan pada 27 November 2025. 

Transaksi penjualan dilakukan dengan harga pelaksanaan Rp420 per lembar. Penjualan itu, terjadi di tengah tindakan Bursa Efek Indonesia (BEI) membekukan saham perseroan. Akibatnya, efek perseroan tidak bisa ditransaksikan di lintasan pasar modal. 

Nah, menyusul skema harga jual tersebut, Candrakarya mengantongi dana segar sebesar Rp480 miliar. Sebagai konsekuensi dari transaksi itu, timbunan Candrakarya mengalami dilusi. Yaitu, tersisa menjadi 8,51 miliar eksemplar alias setara dengan 35,99 persen.

Mengalami koreksi 4,83 persen dari periode sebelum transaksi dengan tabulasi 9,65 miliar lembar. Koleksi saham sebanyak itu selevel dengan 40,83 persen. ”Divestasi dilakukan untuk kepentingan internal,” ucap Henry Rizard Rumopa, Corporate Secretary Mora Telematika Indonesia. (*)