Lakukan Hal Ini Ketika IHSG dan Saham-Saham Turun Terus
ilustrasi investasi. Dok/EmitenNews
Gaji dari pekerjaan utama
Pendapatan bunga deposito
Pendapatan sewa properti
Kupon obligasi
Pendapatan komisi
Dengan menggabungkan berbagai sumber cashflow ini, Anda dapat menciptakan stabilitas finansial meskipun pasar saham sedang bergejolak.
- Diversifikasi dan Fokus Jangka Panjang
Selain dua prinsip utama di atas, ada beberapa langkah tambahan yang dapat membantu Anda menghadapi kondisi pasar yang sulit :
Diversifikasi Portofolio
Diversifikasi adalah strategi klasik untuk mengurangi risiko dalam investasi. Jangan hanya bergantung pada satu jenis aset; pertimbangkan untuk berinvestasi di sektor-sektor defensif seperti utilitas, kesehatan, atau consumer staples yang cenderung lebih stabil dalam kondisi ekonomi sulit.
Fokus pada Jangka Panjang
Penurunan pasar sering kali merupakan bagian dari siklus ekonomi yang normal. Investor yang fokus pada jangka panjang biasanya mampu melihat peluang investasi di balik setiap koreksi pasar. Dengan membeli saham berkualitas tinggi saat harganya turun, investor dapat memperbesar potensi kenaikan nilai di masa depan.
Kesimpulan
Ketika IHSG dan saham-saham mengalami penurunan terus-menerus, kunci utama adalah tetap tenang dan mengambil langkah strategis berdasarkan prinsip-prinsip fundamental seperti Cash is King dan Cashflow is Queen. Memiliki cadangan uang tunai memberikan fleksibilitas untuk bertindak cepat saat peluang muncul, sementara arus kas rutin memastikan stabilitas finansial jangka panjang. Dengan menerapkan strategi ini secara disiplin dan bijaksana, Anda tidak hanya mampu bertahan tetapi juga dapat memanfaatkan kondisi pasar untuk keuntungan jangka panjang.
Related News
Menakar Dampak Aturan Baru Free Float 15 Persen Bursa Efek Indonesia
Pembekuan Izin Underwriter: Alarm Keras bagi Tata Kelola Pasar Modal
IPO Dulu, Masalah Kemudian: Ada Apa dengan Pengawasan OJK dan BEI?
Danantara Masuk Bursa, BPJS Tambah Porsi Saham: Akhir Era Dana Asing?
Seruan Serok Saham di Tengah Krisis: Logika vs Realitas Investor Ritel
Apakah Mundurnya Pejabat BEI dan OJK Sudah Menjawab Respons Publik?





