EmitenNews.com - PT Nippon Indosari Corpindo Tbk (ROTI) berencana menarik kembali 514,21 juta saham treasuri atau setara 8,31% dari modal ditempatkan dan disetor perseroan melalui mekanisme pengurangan modal. Aksi korporasi ini akan menghapus sebagian besar saham hasil buyback dari peredaran dan meningkatkan porsi kepemilikan pemegang saham lainnya secara proporsional, termasuk masyarakat yang porsinya naik dari 7,65% menjadi 8,25%.

Dalam keterbukaan informasi, Jumat (6/11/2026), perseroan menyampaikan rencana pengurangan modal tersebut akan dimintakan persetujuan pemegang saham melalui RUPSLB pada 15 Desember 2026. Pelaksanaannya mengacu pada Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No. 30/POJK.04/2017 dan Undang-Undang No. 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

ROTI sebelumnya telah menjalankan program pembelian kembali saham atau buyback sejak 2021 hingga 2025. Hingga tanggal keterbukaan informasi, total saham hasil buyback yang tercatat sebagai saham treasuri mencapai 564.213.400 saham atau 9,12% dari seluruh modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Selanjutnya, berdasarkan keputusan RUPSLB 18 November 2025, sebanyak 50 juta saham treasuri telah dialokasikan untuk pelaksanaan Program Insentif Jangka Panjang 2026-2030 bagi manajemen dan/atau direksi perseroan. Dengan demikian, jumlah saham treasuri yang direncanakan untuk ditarik melalui pengurangan modal tersisa 514.213.400 saham atau 8,31%.

Manajemen menyebut pengurangan modal melalui penarikan saham treasuri ini ditujukan untuk menjaga stabilitas perdagangan saham di pasar modal, meningkatkan kepercayaan investor, serta menjadi langkah awal dalam meningkatkan porsi free float perseroan.

Setelah penarikan saham treasuri, komposisi kepemilikan pemegang saham ROTI akan berubah secara proporsional. Berdasarkan proforma, struktur permodalan sebelum dan setelah penarikan kembali saham dilaksanakan menjadi sebagai berikut:

PT Indoritel Makmur Internasional Tbk, misalnya, diproyeksikan meningkatkan porsi kepemilikan dari 25,77% menjadi 28,11%. Demeter Indo Investment Pte. Ltd. naik dari 22,16% menjadi 24,17%, sedangkan Bonlight Investments Limited meningkat dari 20,79% menjadi 22,67%.

Porsi Pasco Shikishima Corporation juga diproyeksikan naik dari 8,50% menjadi 9,27%, sementara Lief Holdings Pte. Ltd. meningkat dari 6,05% menjadi 6,61%. Adapun kepemilikan masyarakat dengan porsi di bawah 5% naik dari 7,65% menjadi 8,25%.

Sementara itu, saham treasuri yang semula mencapai 8,31% akan menjadi nihil setelah penarikan. Adapun alokasi saham untuk program insentif jangka panjang bagi manajemen dan/atau direksi tercatat meningkat secara proporsional dari 0,81% menjadi 0,88%.