EmitenNews.com - PP London Sumatra Indonesia atau Lonsum (LSIP) memutuskan pembagian dividen tunai Rp566,05 miliar. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 30,15 persen dari koleksi laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp1,88 triliun. So, dengan begitu, para investor akan mendapat santunan dividen Rp83 per lembar.

Berdasar data penutupan perdagangan saham perseroan edisi Senin, 29 Juni 2026 di level Rp1.320, maka LSIP menawarkan dividend yield 6,28 persen. Selanjutnya, senilai Rp5 miliar disisihkan sebagai dana cadangan. Lalu, sisa laba bersih Rp1,32 triliun alias 69,50 persen dicatat sebagai saldo laba ditahan.

Rencana pembagian dividen periode tahun buku 2025 sesuai hasil rapat umum pemegang saham tahunan pada 25 Juni 2026 dengan rincian jadwal sebagai berikut. Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 3 Juli 2026. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 6 Juli 2026. Cum dividen pasar tunai pada 7 Juli 2026.

Ex dividen pasar tunai pada 8 Juli 2026. Daftar pemegang saham berhak dividen alias recording date pada 7 Juli 2026 pukul 16.00 WIB. Pembayaran dividen akan dilakukan pada 24 Juli 2026.

Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2025. Ya, sepanjang 2025, LSIP mengemas laba bersih Rp1,88 triliun. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi Rp12,16 triliun. Dan, total ekuitas Rp13,99 triliun. (*)