Luhut Datang, Pemerintah Siap Perluas Uji Bansos Digital di 42 Kota
:
0
Luhut Binsar Pandjaitan. Dok. Dunia Energi.
EmitenNews.com - Luhut Binsar Pandjaitan datang sebagai Ketua Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah (PTDP). Ia mengungkapkan pemerintah bersiap memperluas program uji coba bantuan sosial digital. Mulai 1 Juni 2026, Bansos digital itu diperluas dari piloting di Banyuwangi menuju 42 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.
Dalam fase ini, sistem bansos digital diperkirakan akan mengelola data dari 10 juta hingga 11 juta rumah tangga pendaftar bansos. Luhut memastikan dari sisi kesiapan infrastruktur teknologi, Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP) yang dikelola Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dipastikan sudah teruji dan siap memfasilitasi mekanisme interoperabilitas pertukaran data otomatis.
Sistem ini akan menyinkronkan data dari 8 instansi utama, yaitu Dukcapil, BPS, BKN, PLN, BPJS Ketenagakerjaan, ATR/BPN, Korlantas Polri, dan Kemensos.
Dalam keterangannya Kamis (7/5/2026), Luhut menyatakan setelah 77 tahun Indonesia berdiri, data kemiskinan benar-benar mulai diadministrasikan secara lebih terintegrasi dan sistematis. Karena itu, menurut Ketua Dewan Ekonomi Nasional ini, interoperabilitas dan sinkronisasi lintas sektor harus berjalan tanpa hambatan.
Pemerintah juga telah menetapkan peta jalan (timeline) implementasi yang terukur. Pada 1 Juni 2026, proses pendaftaran sekaligus kick-off digitalisasi bansos di 42 kabupaten/kota resmi dimulai. Proses pendataan ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026, untuk kemudian dilanjutkan dengan mekanisme penyaluran bansos secara bertahap berbasis verifikasi data mutakhir.
"Saya meminta setiap instansi pemilik data memastikan Service Level Agreement (SLA) terpenuhi agar tidak terjadi bottleneck di lapangan. Selain itu, keamanan siber juga wajib dijaga dengan standar tertinggi oleh BSSN, mengingat ini menyangkut data jutaan rakyat Indonesia," tegasnya.
Presiden Prabowo Subianto Dijadwalkan Meninjau Implementasi dan Kesiapan Sistem di Lapangan
Sebagai bentuk pengawasan dan komitmen tingkat tinggi, Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan meninjau langsung implementasi dan kesiapan sistem di lapangan melalui kunjungan kerja ke Surabaya, Banyuwangi, dan Bali pada 8-9 Juni 2026, dilanjutkan dengan Rapat Terbatas di Istana Tampak Siring, Bali.
Dalam upaya memastikan seluruh proses berjalan sesuai target, tim komite saat ini menggelar rapat koordinasi daring setiap dua hari sekali. Tim memantau progres repository integration, pengujian data lokal, hingga staging test data.
Luhut mengungkapkan, semakin dekat dengan implementasi, detail pekerjaan akan semakin banyak. The devil is in the details. Ia mengapresiasi kerja keras dan kolaborasi solid dari seluruh K/L serta para Koordinator Wilayah.
Related News
CNG Uji Pengembangan 3 Kg, Pengganti LPG Itu Dijamin Lebih Murah
Dirjennya Terseret Kasus Suap di Bea Cukai, Begini Respon Purbaya
Terbang ke Cebu Tadi Pagi, Prabowo Cuma Didampingi Bahlil dan Teddy
Strategi Digital Unggul, Bank BSN Raih Tech Marketing 2026
Pemerintah Pastikan Masyarakat Tak Perlu Ganti Kompor Untuk Pindah CNG
KPR Bonus Emas Bank BSN Tawarkan Nilai Tambah bagi Nasabah





