Malaysia Pusing, Subsidi BBM Naik 10 Kali Lipat, Cadangan Habis Juni
:
0
Subsidi bahan bakar mintak Malaysia meningkat sepuluh kali lipat di bulan April 2026. Foto: Pemerintah Malaysia
EmitenNews.com - Pemerintah Malaysia saat ini sedang berupaya memastikan tingkat energi domestik tetap mencukupi untuk mendukung aktivitas ekonomi nasional.
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim akan segera menguraikan rencana strategis untuk mengamankan pasokan minyak negara di tengah ketidakpastian yang berkelanjutan akibat konflik di Iran.
Menteri Ekonomi Malaysia Akmal Nasrullah Mohd Nasir mengatakan gangguan di Selat Hormuz telah menimbulkan kekhawatiran signifikan mengenai potensi krisis energi global.
Seperti diberitakan Investing.com, Minggu (10/5/2026) perang di Iran telah memberikan tekanan fiskal yang sangat besar pada Malaysia. Pemerintah Malaysia memperkirakan akan menghabiskan sekitar 7 miliar ringgit atau Rp31 triliun untuk subsidi bahan bakar minyak (BBM) hanya untuk bulan April. Angka ini mewakili peningkatan sepuluh kali lipat dibandingkan dengan tingkat pengeluaran sebelum konflik.
Potensi Habis
Sinyal pemerintah saat ini menunjukkan bahwa cadangan minyak nasional berpotensi habis pada bulan Juni jika rantai pasokan tidak distabilkan.
Untuk mengatasi hal ini, raksasa energi milik negara Petroliam Nasional Bhd. (Petronas) berada dalam tahap akhir untuk mengamankan pemasok internasional baru untuk mendiversifikasi sumbernya.
Kerja sama regional juga sedang dieksplorasi di tingkat ASEAN, dengan diskusi aktif mengenai pembentukan cadangan energi regional.
Namun, Akmal mencatat bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk menyelesaikan kerangka kerja dan mekanisme yang diperlukan untuk sistem kolektif tersebut.
Biodesel B15
Related News
Horee! KRL Bakal Berhenti Lagi di Stasiun Gambir
Biaya Memori Bengkak, Apple Lobi Trump Izin Beli Chip CXMT China
Harga Emas Antam Sabtu Naik Rp5.000, Buyback Dekati Rp2,4 Juta/Gram
Genjot Pertumbuhan, Prabowo Minta Menkeu Suntik Himbara Hingga Rp400T
Apresiasi atas Konsistensi, Bank Jakarta Raih Tiga Penghargaan
Yen Ambles ke Level Terendah 40 Tahun, BOJ Siap Dongkrak Suku Bunga





