EmitenNews.com - Tiga emiten besutan Prajogo Pangestu tergusur dari MSCI Global Standard Index. Yaitu, Barito Energy (BREN), Chandra Asri (TPIA), dan Petrindo Jaya (CUAN). Itu terekam dalam rebalancing terbaru Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Data dan fakta tersebut kontra produktif dengan tindakan agresif Prajogo. Tersebab, sebelum pengumuman MSCI itu, Prajogo telah bekerja ekstra. Setidaknya, berusaha menyelematkan satu dari tiga emiten tetap menjadi konstituens MSCI. Upaya maksimal itu, dilakukan secara agresif dengan melepas saham CUAN agar free float sesuai ketentuan MSCI.

Usaha keras sang pengusaha kakap tersebut bahkan sampai menjelang dua hari sebelum pengumuman hasil rebalancing MSCI meluncur. Tepatnya, pada Senin, 11 Mei 2026, Prajogo melepas saham CUAN senilai Rp1,03 triliun. Itu ditunjukkan dengan menjual 1 miliar lembar pada harga Rp1.035 per helai. 

Kalau ditelisik dengan saksama, gelombang aksi jual Prajogo telah dimulai sejak 30 Maret 2026. Dalam tempo nyaris 2,5 bulan itu, Prajogo tercatat telah mendivestasi tidak kurang dari 4.188.751.300 helai alias 4,18 miliar lembar. Transaksi dilakukan dengan kisaran harga Rp1.035-1.600. Dengan skema harga itu, paling tidak Prajogo mengemas dana antara Rp4,33 triliun hingga Rp6,7 triliun.

Aksi Maksimal

Sebagai akibat transaksi itu, koleksi saham CUAN dalam kantong Prajogo tersisa 90,35 miliar lembar setara 80,3718 persen. Menyusut sekitar 3,7261 persen dari periode sebelum transaksi dengan tabungan saham 94,54 miliar helai setimbang dengan 84,0979 persen.

Tampaknya, usaha Prajogo akan membuahkan hasil. Itu kalau menilik dari hasil rebalancing konstuten indeks flagship IDX30, LQ45, dan IDX80. Manarik dicermati, kala BREN terdepak dari LQ45, posisinya ditempati oleh CUAN. Begitu pun, ketika tergusur dari IDX80, kursi panas BREN langsung di isi TPIA. 

Nah, dari sisi free float, CUAN telah mencapai 17,14 persen edisi April 2026. Naik dibanding Maret 2026 dengan porsi free float 14,9 persen. Selain itu, berdasar data Jumat, 8 Mei 2026, jumlah pemegang saham CUAN edisi April 2026 bertambah sekitar 7.956 pihak menjadi 102.948 pihak dari periode Maret 2026 sebanyak 94.992 pihak.

Fokus Free Float CUAN

Kondisi itu, jauh bila dibanding BREN dengan porsi free float 12,29 persen, dan TPIA 10,62 persen. Selain itu, BREN menyandang status high shareholdings concentration (HSC). Dengan realita macam itu, Prajogo mencoba peruntungan dengan mengebut pemenuhan free float CUAN.