Masuk MSCI, CUAN, dan DSSA Katrol IHSG
Seseorang berjalan di bagian teras depan gedung Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street ditutup bervariasi mayoritas melemah. Itu setelah sepanjang perdagangan bergerak cukup berfluktuatif dipicu aksi ambil untung para investor. Dow Jones sempat membukukan kenaikan tertinggi 300 poin, dan pelemahan terendah harian 390 poin.
Kondisi itu, seiring koreksi saham berkapitalisasi besar macam Carterillar. Emiten produsen mesin konstruksi tersebut terkoreksi hingga 2,5 persen setelah memperingatkan akan adanya dampak negatif dari kebijakan tarif impor terhadap bisnis perseroan.
Sementara Eli Lilly produsen obat-obatan melemah cukup dalam 14,14 persen setelah hasil uji coba obat untuk obesitas mengecewakan investor meski melaporkan kinerja keungan lebih baik dari ekspektasi. Pelemahan mayoritas indeks Wall Street diprediksi menjadi sentimen negatif pasar.
Sementara itu, aksi beli investor asing berlanjut, Petrindo (CUAN), dan Dian Swastatika (DSSA) masuk indeks MSCI, lonjakan harga beberapa komoditas seperti emas, tembaga, timah berpeluang menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG). So, indeks diprediksi bergerak bervariasi cenderung menguat.
Sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 8 Agustus 2025, indeks akan mengorbit kisaran support 7.425-7.360, dan resistance 7.555-7.620. Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia Recommendation menyarankan saham ASII, AKRA, ADMR, AMRT, MAPI, dan MDKA) sebagai jujukan koleksi. (*)
Related News
Penasaran Mengapa Legalitas Menjadi Penentu Keberlanjutan UMKM?
IHSG Sesi I (13/1) Ditutup Konstan, Sempat Tergelincir Akhir Sesi
Rencana Beras SPHP Satu Harga, Dari Bulog Rp11.000, HET Rp12.500/Kg
Pemerintah Sepakat Beri Margin Fee Bulog 7 Persen
Harga Pupuk Turun Hingga 20 Persen, Zulhas Sanjung Mentan Amran
99 Persen Pengaduan Konsumen ke Kemendag Terkait Transaksi Online





