Medco dan Telkom (TLKM) Resmi Kembangkan Bisnis Data Center di Batam
:
0
EmitenNews.com – PT Medco Power Indonesia bersama Telkom Group melalui NeutraDC dan ST Dynamo Holdings (subsidari yang dimiliki sepenuhnya oleh Singtel) untuk pengembangan bisnis data center baru di Kabil Industrial Estate, Batam.
Penandatanganan Head of Agreement dilakukan bersamaan dengan peresmian peletakan batu pertama yang dihadiri oleh Wakil Menteri BUMN II RI, Kartika Wirjoatmodjo dan dihadiri pula oleh Presiden Direktur Medco Power, Eka Satria, Direktur Utama Telkom, Ririek Andriansyah, Direktur Wholesale and International Service Telkom Indonesia, Bogi Witcaksono dan Group CEO Singtel, Yuen Kuan Moon.
Data center tersebut diharapkan memiliki peran penting sebagai connectivity hub regional dan domestik serta menggunakan energi bersih dan terbarukan (renewable energy) yang akan dipasok oleh Medco Power.
Presiden Direktur Medco Power, Eka Satria mengatakan, “Medco Power akan bekerjasama dengan Telkom Group dan Singtel untuk mengembangkan data center di Batam dan menyediakan listrik yang handal, bersih dan ramah lingkungan.
CEO MedcoEnergi, Roberto Lorato menambahkan “Kolaborasi ini merupakan bagian dari komitmen kami dalam penyediaan energi bersih dan terbarukan untuk mendukung mitra bisnis Medco. Sejalan dengan target perusahaan dalam mencapai net zero emission.”
Didirikan tahun 2004, Medco Power Indonesia merupakan produsen pembangkit listrik independen terkemuka yang bernaung dalam kelompok usaha MedcoEnergi. Bergerak di sektor IPP dan O&M, Medco Power memiliki dan mengoperasikan pembangkit listrik dengan total kapasitas (gross) lebih dari 3,3 GW di 15 lokasi di Indonesia (termasuk PLTS Sumbawa 26MWp).
Saat ini Medco Power sedang mengembangkan proyek PLTP Ijen di Jawa Timur, proyek PLTS di Bali Barat dan Timur, dan proyek PLTS Pulau Bulan demi mendukung green energy di Indonesia. Medco Power dimiliki sepenuhnya oleh PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi).
Related News
Tertekan Beban Keuangan, PBRX Rugi USD4,98 Juta Meski Top Line Positif
BEI: UMA & Suspensi Saham Akan Dibatasi per 2 November, Belum Dihapus
Laba 9 Bulan SMMA Turun 23,88 Persen, Sahamnya Naik 41,55 Persen YTD
Ikut Arahan Danantara, PTBA Bubarkan Bisnis Properti
Hasnur Shipping (HAIS) Kemas Pendapatan Rp221M di Kuartal III 2026
Investasi Perdana Sandiaga Uno Borong 9,51 Juta Saham MUTU Nyaris Rp1M





