Melejit 14,7 Persen, AUTO Raup Laba Rp1,80 Triliun
:
0
Gedung Astra Otoparts tampak dari kejauhan. Foto - Dok AUTO
EmitenNews.com - Astra Otoparts (AUTO) hingga kuartal III 2026 secara konsisten mencatat pertumbuhan laba bersih, dan pendapatan konsolidasian. Itu seiring dengan peningkatan produksi, dan penjualan otomotif nasional. Anak usaha Astra International (ASII) tersebut membukukan laba bersih Rp1,80 triliun hingga kuartal III 2026, tumbuh 14,7 persen dibanding periode sama tahun sebelumnya.
Pendapatan bersih juga menanjak 15 persen menjadi Rp17,02 triliun dibanding episode sama sama tahun lalu. Peningkatan kedua indikator itu, merefleksikan pertumbuhan, dan kontribusi positif dari dua segmen bisnis, yaitu segmen manufaktur, dan perdagangan. Pertumbuhan pendapatan segmen manufaktur ditopang lompatan permintaan komponen dari pelanggan Original Equipment Manufacturer (OEM), seiring peningkatan volume produksi kendaraan roda empat, roda dua, dan komersial.
Nah, pada segmen perdagangan, pertumbuhan pendapatan ditopang portofolio komponen aftermarket makin lengkap sejalan peningkatan permintaan komponen, dan layanan perawatan kendaraan di gerai ritel, serta permintaan komponen ekspor. Pertumbuhan kinerja Astra Otoparts secara berkelanjutan didukung kontribusi positif segmen manufaktur, dan perdagangan saling melengkapi.
”Kami terus memperkuat kapabilitas manufaktur untuk mendukung penguatan kolaborasi dengan pelanggan OEM yang ada selain menambah OEM baru. Di segmen perdagangan, kami memperluas jangkauan pasar melalui jaringan distribusi, ritel, dan ekspor, dengan didukung portofolio produk sesuai kebutuhan konsumen. Langkah-langkah ini menjadi landasan untuk meningkatkan daya saing, menjaga pertumbuhan berkelanjutan, dan menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham,” tutur Presiden Direktur Astra Otoparts Yusak Kristian Solaeman.
Dari sisi neraca, total aset AUTO hingga kuartal III 2026 mencapai Rp25,18 triliun, meningkat 11,3 persen dari posisi akhir Desember 2025. Struktur keuangan perseroan menunjukkan fondasi kuat untuk mendukung kegiatan usaha maupun rencana pengembangan ke depan dengan total ekuitas Rp17,89 triliun.
Kinerja Segmen Manufaktur
Pendapatan bersih segmen manufaktur Astra Otoparts mencapai Rp9,18 triliun hingga kuartal III 2026, meningkat 17,6 persen dibanding posisi sama tahun lalu Rp7,80 triliun. Pertumbuhan itu, didukung peningkatan permintaan komponen dari pelanggan OEM baik untuk model kendaraan telah ada maupun model kendaraan baru.
Perseroan terus memperkuat kapabilitas manufaktur untuk mendukung perluasan basis pelanggan OEM baik untuk kendaraan internal combustion engine (ICE) maupun xEV, meningkatkan pasokan komponen baru untuk model kendaraan yang ada, dan meraih peluang memasok komponen untuk model kendaraan baru.
Selain terus meningkatkan jumlah komponen untuk kendaraan ICE, perseroan juga mengembangkan komponen kendaraan elektrifikasi (xEV), baik general parts maupun specific parts, dan memperluas diversifikasi ke sektor nonotomotif, termasuk alat kesehatan dan industri lainnya. Langkah itu, diharap mampu meningkatkan resiliensi segmen manufaktur dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang.
Kinerja Segmen Perdagangan
Related News
Volatilitas Transaksi Efek Disorot BEI, Ini Jawaban Emiten Hapsoro
BNI Catat Laba Operasional Sebelum Pencadangan Tertinggi dalam Sejarah
Big Banks Jadi Sasaran Jual Asing, Net Sell Rp578,3M di Sesi I (27/10)
Suspensi Jilid II, BEI Suspensi Lagi Perdagangan Saham Emiten MNC Ini
BBNI Raup Laba Rp16,12 Triliun, Tumbuh 6,6 Persen di Q3 2026
MMIX Ungkap Perubahan Porsi Pemegang Saham Dirut





