EmitenNews.com - Autopedia Sukses Lestari (ASLC) sepanjang 2024 mencatat laba bersih Rp50,3 miliar. Melesat 88 persen dari dari koleksi periode sama 2023 senilai Rp26,7 miliar. 

“Peningkatan signifikan laba bersih itu, buah dari keseriusan usaha perseroan untuk membangun bisnis mobil secara kuat, dan menguntungkan. So, perseroan akan berkembang makin baik tahun ini, seiring tren peningkatan permintaan mobil bekas masih terus berlangsung,” tutur Jany Candra, Presiden Direktur Autopedia Sukses Lestari. 

Lonjakan laba bersih mencerminkan ekspansi strategis, dan fokus perusahaan pada profitabilitas. JBA, dengan pangsa pasar 40 persen, meningkatkan laba operasional menjadi Rp85,0 miliar, naik 35 persen dari edisi sama 2023 senilai Rp62,9 miliar. Itu berkat memanfaatkan infrastruktur, jaringan, dan ekosistem kuat. 

Caroline.id juga mencatat perbaikan, berhasil mengurangi rugi operasional Rp5,1 miliar, didorong relokasi, dan ekspansi showroom ke lokasi strategis. Total pendapatan naik 28 persen menjadi Rp876,6 miliar dari akhir 2023 sebesar Rp682,4 miliar. Itu berkat Caroline.id 69 persen dari total pendapatan. Ekspansi showroom dari 10 menjadi 16 lokasi mendorong pendapatan Caroline.id naik 26 persen menjadi Rp602,4 miliar. 

MotoGadai kini memasuki fase pertumbuhan awal, dengan model bisnis, dan sinergi telah terbangun sejak meluncur akhir 2023. Bisnis pegadaian itu, terus menunjukkan momentum positif, sudah berkontribusi Rp3,1 miliar dalam pendapatan, dan laba operasional Rp30,0 juta. 

Kinerja impresif 2024 itu, buah dari langkah strategis yaitu membuka showroom di lokasi strategis, dan memantau performa secara berkesinambungan dan saksama. Dengan pemantauan performa secara terus menerus, perseroan dapat menemukan berbagai kemungkinan dapat dilakukan untuk meningkatkan efisiensi, dan profitabilitas. 

“Yang penting, kami tidak boleh terlena dengan hasil bagus 2024. Oleh karena itu, perseroan akan terus berupaya memperkuat ekosistem bisnis mobil bekas melalui Caroline.id, JBA, dan MotoGadai supaya kinerja positif tersebut terus terjaga,” imbuh Jany Candra. 

Untuk dapat terus meningkatkan penjualan mobil bekas, setiap tahun perseroan aktif berekspansi membuka showroom Caroline.id di sejumlah wilayah potensial Jabodetabek, dan Jawa Barat. Caroline.id, Online-to-Offline (O2O) used car dealer untuk memudahkan pelanggan membeli mobil bekas berkualitas. 

Saat ini, perseroan sedang dalam proses membangun cabang baru showroom flagship Caroline.id diharap mulai beroperasi pada kuartal II 2025. “Kalau showroom flagship itu beroperasi, jumlah showroom Caroline.id milik perseroan akan menjadi 17 showroom, meningkat dari saat ini 16 showroom,” tutup Jany Candra. (*)