EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) amblas nyaris ke level dasar 6.000-an pada sesi I perdagangan Selasa, 23 Juni 2026. Pukul 12.00 WIB, IHSG terpantau ditutup di level 6.037,520, melemah 79,169 poin atau 1,29% dibanding penutupan sebelumnya.

IHSG dibuka di 6.096,499 dan sempat menyentuh level tertinggi harian di 6.121,775. Namun tekanan jual besar membuat indeks terus tergerus hingga level terendah 6.030,097 menjelang istirahat siang. Total nilai transaksi mencapai Rp6,649 triliun dengan volume 11,453 miliar saham dan frekuensi 1.022.552 kali.

Pergerakan saham cenderung negatif. Tercatat hanya 221 saham menguat, 437 saham melemah, dan 152 saham stagnan. Kapitalisasi pasar bursa berada di Rp10.601,718 triliun.

Hampir semua sektor tertekan. IDXFINANCE memimpin pelemahan dengan turun 3,03% ke 1.294,44. Disusul IDXENERGY yang ambles 2,26% ke 2.839,63 dan IDXTECHNO terkoreksi 1,31% ke 6.487,99.

Satu-satunya sektor yang masih hijau hanya IDXHEALTH, naik tipis 0,91% ke 1.382,90. Indeks LQ45 ikut terkoreksi 0,47% ke 596,40.

Di tengah pelemahan IHSG, beberapa saham masih mencatat kenaikan signifikan. Top Gainer dipimpin PT Pratama Widya Tbk. (PTPW) yang melesat 24,74% ke Rp1.210, disusul PT Logindo Samudramakmur Tbk. (LEAD) naik 20,22% ke Rp107, dan PT Jaya Agra Wattie Tbk. (JAWA) menguat 17,21% ke Rp143.

Sebaliknya, Top Loser dihantam aksi jual besar. PT Mega Perintis Tbk. (ZONE) ambles 13,24% ke Rp590 melanjutkan tren koreksi usai ditetapkan UMA oleh BEI.

PT Wilmar Cahaya Indonesia Tbk. (CEKA) jatuh 12,11% ke Rp2.250, dan PT Kioson Komersial Indonesia Tbk. (KIOS) terkoreksi 12,04% ke Rp95. Saham big cap PT Bayan Resources Tbk. (BYAN) juga melemah 10,23% ke Rp11.850.