MERI Klaim IPO Direstui SBY hingga Menteri
:
0
Potret Manajemen dalam event menyambut MERI Goes to IPO!
EmitenNews.com - PT Merry Riana Edukasi Tbk. (MERI), perusahaan holding sektor learning course besutan motivator Merry Riana plus di-backing Taipan Hermanto Tanoko, dengan harga penawaran umum perdana saham (IPO) sebesar Rp128 per saham.
Penawaran umum berlangsung pada 2–8 Juli 2025, dengan tanggal penjatahan pada 8 Juli 2025 dan pencatatan saham (listing) MERI di Bursa Efek Indonesia dijadwalkan pada 10 Juli 2025.
PT Merry Riana Edukasi Tbk., emiten dengan kode saham MERI di Papan Pengembangan, segera melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI).
Pencatatan ini menandai milestone bersejarah dalam perjalanan transformasi Merry Riana Education (MRE) menjadi perusahaan terbuka yang mengedepankan transparansi dan tata kelola perusahaan yang baik.
“Human capital adalah asset yang sangat penting bagi negara ini. Semoga langkah besar MRE dalam mewujudkan IPO berjalan lancar dan sukses,” ujar Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, saat menghadiri HUT ke-45 Merry Riana sekaligus perayaan MRE menuju IPO, di Jakarta.
IPO MERI juga mendapat dukungan penuh dari tokoh nasional, seperti Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan sejumlah Menteri dan Wamen Kabinet Merah Putih.
“Ini contoh yang bagus. Merry Riana tidak pernah berhenti berpikir untuk meningkatkan ketangguhan dan inisiatif dari rakyat Indonesia yang kita cintai,” ungkap SBY.
Langkah strategis ini bukan hanya soal ekspansi bisnis, melainkan komitmen jangka panjang Merry Riana bersama Hermanto Tanoko selaku Investor Strategis MRE dari Tancorp.
“Setelah IPO ini, Tancorp juga akan tetap aktif mendukung ekspansi dan pertumbuhan dari MERI. Kami akan FULL SUPPORT,“ ujar Hermanto Tanoko, Founder Tancorp.
Pendiri dan Komisaris Utama MRE, Merry Riana mengambil langkah yang jarang dilakukan, yakni mengunci seluruh kepemilikan sahamnya selama 5 tahun penuh.
Related News
TINS Tabulasi Laba Rp1,5 Triliun, Melesat 1.183 Persen Kuartal I 2026
Tutup Kuartal I, Penjualan TRIS Naik 13,18 Persen
Makin Bengkak, WIKA Tekor Rp1,13 Triliun Kuartal I 2026
Laba PTMR Melonjak 154 Persen Q1 2026, Saham Jalani Suspensi
Kinerja Moncer, Laba BCIP Melonjak 225 Persen Q1 2026
Drop 109 Persen, EMTK Kuartal I Boncos Rp335,85 Miliar





