EmitenNews.com - PT Metro Realty Tbk (MTSM) mengumumkan rencana pemecahan nilai nominal saham (stock split) dengan rasio 1:5 yang bertujuan untuk meningkatkan likuiditas dan kinerja saham.

Direktur MTSM, Sukardi, menyatakan bahwa langkah ini direncanakan untuk tahun depan, dengan harapan menarik lebih banyak investor.

Pada perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) Jumat (6/12), saham MTSM berada di level Rp545, terkoreksi 9,92% dibandingkan penutupan sebelumnya, dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp127 miliar.

Presiden Direktur MTSM, Rose Merry Maruli, juga mengungkapkan rencana diversifikasi bisnis ke sektor kesehatan pada 2024. Dana investasi awal yang disiapkan berkisar Rp2 miliar hingga Rp5 miliar untuk mengembangkan unit bisnis baru di bidang klinik kecantikan, laboratorium klinik, alat kesehatan, dan rumah sakit. Perseroan akan menjadi perusahaan induk untuk anak usaha yang baru ini.

Selama sembilan bulan pertama 2024, MTSM mencatat pendapatan usaha sebesar Rp21,87 miliar, meningkat 16,4% dibandingkan periode yang sama pada 2023 senilai Rp18,79 miliar.

Emiten properti ini juga berhasil membalikkan rugi bersih Rp4,05 miliar pada Januari-September 2023 menjadi laba bersih Rp1,02 miliar pada periode yang sama tahun ini. Peningkatan ini didorong oleh pendapatan sewa yang lebih tinggi dan optimalisasi ruang gedung hingga 85-90%.

Selain stock split, MTSM juga merencanakan aksi korporasi lain berupa penawaran umum perdana saham (IPO) untuk anak perusahaan, sebagai bagian dari strategi pengembangan bisnis jangka panjang.