MPXL Siapkan Ekspansi ke Kapal Tongkang, Bidik Realisasi di 2027
:
0
Public Expose Live PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) secara daring, Senin (7/9). Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - PT MPX Logistics International Tbk (MPXL) tengah menyiapkan ekspansi bisnis baru di sektor pengangkutan batu bara menggunakan kapal tongkang. MPXL membidik rencana tersebut terealisasi pada tahun depan.
Meski begitu, Direktur Pemasaran dan Operasional MPXL, Sunyoto Bambang Kusumo menerangkan bahwa rencana tersebut masih dalam tahap persiapan, sehingga perlu waktu untuk dapat direalisasikan.
“Untuk ekspansi ke tongkang, saat ini kita lagi dalam persiapan, kemungkinan itu akan teralisasi di tahun depannya,” ujar Sunyoto dalam Public Expose Live, Senin (7/9/2026).
Ekspansi tersebut menjadi bagian dari strategi MPXL untuk memperluas portofolio bisnis di luar segmen utama perseroan. Selain angkutan batu bara, perseroan juga mulai menjajaki sejumlah peluang baru, termasuk perdagangan batu bara melalui anak usaha PT Tambang Raya Sejahtera.
Kendati demikian, Sunyoto menyebutkan bahwa perseroan menghadapi sejumlah tantangan, salah satunya dari pembatasan Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) sejumlah tambang di Sumatera Selatan dan Kalimantan.
“Jadi ini memang cukup menyulitkan kami, terutama sebagai perusahan baru, sebagai trader memang skalanya tidak langsung eksplosif besar, meskipun kita punya beberapa customer dan potential customer. Sehingga di kuartal 1 sampai kuartal 3 mungkin tidak terlalu banyak kontribusinya, namun kita harapkan di kuartal 4 bisa lebih baik,” tutur Sunyoto.
Namun MPXL tetap optimistis terhadap pencapaian target bisnis sepanjang 2026. Perseroan menilai aktivitas pembangunan infrastruktur yang meningkat pada paruh kedua tahun ini berpotensi mendukung permintaan jasa logistik. Hingga saat ini, realisasi bisnis perseroan disebut telah mencapai sekitar 85% dari target yang ditetapkan.
Memang, sepanjang semester I 2026, MPXL mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 28,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, sekaligus berhasil membalikkan posisi rugi menjadi laba bersih.
Direktur Keuangan, SDM dan Manajemen Risiko MPXL, James Sigit Chandra menyampaikan di paruh pertama 2026, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp73,12 miliar, meningkat dari Rp56,77 miliar pada Semester I 2025. Pertumbuhan tersebut terutama didorong oleh meningkatnya aktivitas pada segmen jasa ekspedisi, yang mencatatkan pendapatan sebesar Rp50,98 miliar, meningkat sekitar 54,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Seiring dengan meningkatnya pendapatan, Perseroan juga berhasil meningkatkan efisiensi operasional. Laba kotor meningkat signifikan sebesar 96,5% menjadi Rp15,09 miliar, dibandingkan Rp7,68 miliar pada Semester I 2025. Margin laba kotor (Gross Profit Margin) turut meningkat dari 13,52 persen menjadi 20,63 persen.
Related News
Investasi Pribadi, Direktur GMFI Ini Beli 350 Ribu Lembar Saham
Sah! Pengalihan Unit Syariah MSIG Life ke MSIG Syariah Disetujui OJK
LABS Dorong Penguatan Ekosistem Diagnostik Molekular dalam Negeri
Siap Buyback Saham, BTPN Syariah (BTPS) Gelar RUPSLB 13 Oktober
SSIA Gelontorkan Capex Rp2,2 Triliun, Bidik Revenue Tumbuh 63 Persen
Langkah Besar MPXL, Pacu Diversifikasi Usaha dan Strategi Logistik





