Investasi Pribadi, Direktur GMFI Ini Beli 350 Ribu Lembar Saham
:
0
Ilustrasi PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI). Dok. GMFI.
EmitenNews.com - Direktur PT Garuda Maintenance Facility Aero Asia Tbk. (GMFI), Tri Hartono telah melakukan investasi pada 24 Agustus 2026.
Manajemen GMFI dalam keterangan tertulisnya, Senin (7/9/2026) menyampaikan bahwa Tri Hartono telah membeli saham emiten perawatan, perbaikan, dan overhaul (MRO) pesawat terbesar di Indonesia serta anak perusahaan dari Garuda Indonesia itu, sebanyak 350.000 lembar saham di harga Rp58 per saham.
"Tujuan dari transaksi ini adalah untuk Menambah portofolio investasi pribadi dengan kepemilikan langsung." Demikian keterangan manajemen GMFI.
Pascatransaksi ini maka kepemilikan saham Tri Hartono di GMFI menjadi 350.000 lembar saham dibandingkan dengan sebelumnya 0 lembar saham.
Lokasi utama perusahaan perawatan, perbaikan, dan overhaul (MRO) pesawat terbesar di Indonesia serta anak perusahaan dari Garuda Indonesia itu, di Bandara Internasional Soekarno-Hatta Jakarta, Tangerang, Banten.
GMFI memfokuskan layanannya pada perawatan kerangka pesawat (airframe), mesin (engine), komponen, perawatan lini (line maintenance), dan kabin.
Dengan cakupan lain: Layanan pendukung AOG (Aircraft on Ground), mesin turbin gas industri, hingga pemeliharaan pesawat pertahanan militer.
Layanan Utamanya, menangani perawatan berkala skala besar maupun ringan di berbagai bandara. Kemudian, Sektor Pertahanan dalam hal ini mendukung modernisasi alutsista nasional, seperti perawatan dan modifikasi pesawat Hercules milik TNI Angkatan Udara.
GMFI memiliki standar global berupa sertifikasi dari berbagai otoritas penerbangan internasional seperti FAA (Amerika Serikat), EASA (Eropa), dan DGCA (Indonesia).
Menhan Minta PTDI dan GMF Terlibat dalam Pengembangan MRO Kertajati
Related News
DMAS Bukukan Prapenjualan Rp1,15 Triliun, Setara 55 Persen dari Target
Sah! Pengalihan Unit Syariah MSIG Life ke MSIG Syariah Disetujui OJK
MPXL Siapkan Ekspansi ke Kapal Tongkang, Bidik Realisasi di 2027
LABS Dorong Penguatan Ekosistem Diagnostik Molekular dalam Negeri
Siap Buyback Saham, BTPN Syariah (BTPS) Gelar RUPSLB 13 Oktober
SSIA Gelontorkan Capex Rp2,2 Triliun, Bidik Revenue Tumbuh 63 Persen





