Mulai 1 Januari 2024 DP Kendaraan Bermotor Dilonggarkan Jadi Paling Sedikit 0 Persen
:
0
EmitenNews.com - Bank Indonesia (BI) terus memperkuat bauran kebijakan moneter, makroprudensial dan sistem pembayaran untuk menjaga stabilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ada empat kebijakan makroprudensial yang yang telah disiapkan guna mengimplementasikan hal tersebut.
Yang pertama dengan mengevektifkan implementasi Kebijakan Insentif Likuiditas Makroprudensial (K?LM) untuk mendorong kredit/pembiayaan perbankan kepada sektor-sektor prioritas, termasuk hilirisasi (minerba, pertanian, perkebunan, dan perikanan), perumahan (termasuk perumahan rakyat), pariwisata dan ekonomi kreatif, UMKM, KUR, Mikro, dan hijau yang telah berlaku sejak 1 Oktober 2023;
Kedua, mempertahankan (a) Rasio Countercyclical Capital Buffer (CCyB) sebesar 0% dan (b) Rasio Intermediasi Makroprudensial (RIM) pada kisaran 84-94%;
melanjutkan pelonggaran rasio Loan to Value/Financing to Value (LTV/FTV) kredit/pembiayaan properti menjadi paling tinggi 100% untuk semua jenis properti (rumah tapak, rumah susun, dan ruko/rukan) bagi bank yang memenuhi kriteria NPL/NPF tertentu, untuk mendorong pertumbuhan kredit sektor properti dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko, berlaku efektif 1 Januari s.d. 31 Desember 2024; dan.
"Keempat, melanjutkan pelonggaran ketentuan uang muka kredit/pembiayaan kendaraan bermotor menjadi paling sedikit 0% untuk semua jenis kendaraan bermotor baru, untuk mendorong pertumbuhan kredit di sektor otomotif dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko," jelas Gubernur BI, Perry Warjiyo, ketika menerangkan hasil Rapat Dewan Gubernur di Jakarta, Kamis (19/10).
Kebijakan pelonggaran DP pembiayaan kredit kendaraan bermotor tersebut menurut Perry akan berlaku efektif 1 Januari hingga 31 Desember 2024.(*)
Related News
IHSG Mendatar di Sesi I, Saham Grup Bakrie Justru Berpesta!
RI-China Bakal Sulap Madura Jadi Kawasan Industri Berat
IHSG Dibuka Mencuat 0,45 Persen Dekati Level 6.400
Wall Street Koreksi, IHSG Kian Kinclong
Proyeksi IHSG Hari Ini (6/8), Berpotensi Uji 6.454
Pasar Konfiden, Timbun Saham ENRG, KLBF, ANTM, PSAB, dan BRMS





