EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah melakukan penelaahan secara menyeluruh terkait dengan pola transaksi pelaku pasar sepanjang tahun 2023, guna mengatur strategi mengenjot Rata Rata Nilai Transaksi Harian (RNTH).
Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI, Irvan Susandy mengatakan bursa tengah melakukan penelaahan pola transaksi investor selama dua bulan belakangan ini.
“Kita lihat investor yang turun. kalai ritel yang turun, strategi apa yang akan kita ambil,” kata dia di Jakarta, Senin(13/2/2023).
Dia bilang saat ini sudah berkoordinasi dengan direktur pengembangan terkait dengan peningkatan literisasi dan pemahaman pasar. Pada sisi lain, Bursa mengajak anggota bursa menerbitkan produk Warran Terstruktur dan akan meluncurkan produk baru seperti single stock option.
“Sedangkan upaya apalagi, nah itu yang kita lagi bicarakan. Misalnya, kita sedang bicara dengan broker ( AB) regional apalagi yang kita (BEI) lakukan untuk boosting transaksi,” kata dia.
Untuk diketahui, BEI menetapkan target RNTH sepanjang tahun 2023 sebesar Rp14,75 triliun. Hanja saja, RNTH sampai dengan 10 Februari 2023 baru mencapai Rp10,226 triliun.
Related News
IHSG Hari Ini Ditutup di Zona Merah, Tapi Menguat Sepanjang Pekan Ini
11 Emiten Naik Panggung Utama Bursa, 8 Turun Kelas!
BEI Cabut Status FCA 27 Saham Kategori Gocap dan Likuiditas Kecil
Dua Saham Terindikasi UMA, Keduanya Drop!
Tiga Saham Terbang Disetop, Dua Berpotensi Masuk FCA
8 Saham Disorot! 7 Loyo, Saham Hapsoro Ngacir Sendiri





