EmitenNews.com - Widodo Makmur Unggas (WMUU) paruh pertama 2023 merugi Rp40,35 miliar. Ambles 154 persen dari episode sama tahun sebelumnya dengan tabulasi laba Rp74,45 miliar. Alhasil, rugi per saham menjadi Rp3,12 dari periode sama tahun sebelumnya dengan laba Rp5,75. 


Koreksi laba itu, menyusul penjualan bersih hanya Rp207,45 miliar, longsor 84 persen dari edisi sama tahun lalu Rp1,28 triliun. Beban pokok penjualan susut menjadi Rp194,32 miliar dari posisi sama tahun sebelumnya senilai Rp1,1 triliun. Laba kotor terakumulasi sejumlah Rp13,12 miliar, susut 92 persen dari periode sama tahun lalu sebesar Rp180,51 miliar. 


Kerugian atas penyesuaian nilai wajar aset biologis nihil. Beban usaha Rp25,68 miliar, susut dari Rp50,43 miliar. Pendapatan usaha lain Rp4,15 miliar, naik tipis dari Rp4,02 miliar. Beban usaha lain Rp1,6 miliar, turun dari Rp7,44 miliar. Laba usaha Rp10 miliar turun dari Rp126,66 miliar. Penghasilan keuangan Rp20,03 juta, menyusut dari posisi sama tahun lalu Rp65,09 juta.


Beban keuangan Rp30,38 miliar, susut dari fase sama tahun lalu Rp31,23 miliar. Rugi sebelum pajak penghasilan Rp40,36 miliar, anjlok 154 persen dari sebelumnya surplus Rp74,45 miliar. Total saldo Rp257,79 miliar. Modal ditempatkan dan disetor Rp647,05 miliar. 


Jumlah ekuitas terakumulasi Rp1,15 triliun, susut dari posisi sama tahun sebelumnya Rp1,19 triliun. Jumlah liabilitas tercatat Rp1,43 triliun, menyusut dari episode akhir tahun sebelumnya senilai Rp1,51 triliun. Jumlah aset terakumulasi sebesar Rp2,59 triliun, mengalami penyusutan dari periode akhir tahun sebelumnya sebesar Rp2,71 triliun. (*)