OJK Akan Pertahankan Penutupan Kode Broker dan Domisili, Ini Alasannya
:
0
Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa keuangan, Inarno Djajadi . (Foto: KOM)
EmitenNews.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengisyaratkan akan mempertahankan kebijakan penutupan kode broker atau anggota bursa (AB) dan domisili investor pada on line trading selama jam perdagangan.
Hal itu disampaikan Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa keuangan, Inarno Djajadi usai pembukaan perdagangan awal tahun 2024 di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (2/1/).
“Itu rumor dari mana itu buka kode broker? enggak lah,” ujar Inarno.
Ia mengingatkan, hanya BEI yang pernah memberikan informasi kode broker dan domisili pada online trading perdagangan saham.
“Kenapa kita menghapuskan kode broker agar jangan sampai ada follower atau yang salah ngikutin hanya dari sekuritas ini, atau apa asing segala macam itu makanya kita tutup,” jelas dia.
Ia melanjutkan, pembukaan kode broker dan domisili telah menjadi pelajaran bagi perkembangan pasar modal.
“Apa iya kita mau balik lagi, kan nggak juga,” ujar dia.
Related News
8 Hari Digembok, Masuk HSC, Saham Emiten Ini Diperdagangkan Kembali
Saham HSC Terbaru! 19 Emiten Masuk, 2 Terbebas
Daftar Saham HSC Meledak! Kini Totalnya 81 Emiten
Kenalkan Ini 5 Anggota Baru HSC
Belum Sampaikan Laporan Keuangan, BEI Sanksi 70 Emiten
Perusahaan Mau IPO di BEI Bertambah Jadi Sembilan, 2 Calon Baru Masuk





