OJK Tegur Pengendali ZATA, BEI Lakukan Sejumlah Langkah untuk Lindungi Investor Ritel

EmitenNews.com — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah melayangkan peringatan tertulis kepada PT Lembur Sadaya Investama (LSI) selaku Pemegang Saham Pengendali (PSP) Bersama Zatta Jaya (ZATA).
Mengutip jawaban emiten busana muslim itu atas pertanyaan regulator bursa pada laman Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (6/2/2023) disebutkan bahwa sanksi tersebut dipicu aksi jual 10,27 persen porsi saham ZATA oleh LSI dalam masa penguncian atau lock up.
“Latar belakang pengalihan sebagian saham di perseroan adalah dalam rangka LSI memerlukan dana,” tulis manajemen ZATA.
ZATA juga mengakui bahwa tindakan pengendali itu menurunkan citra perseroan.
Dalam lembar jawaban tersebut, ZATA juga menyampaikan telah melunasi utang senilai Rp22,218 miliar kepada Bank Raya (AGRO).
ZATA mengakui sempat berencana mengalihkan dana hasil IPO untuk pembayaran utang kepada Bank Raya itu ke modal kerja, seperti pembelian bahan baku.
Rencana penundaan pembayaran telah disampaikan kepada manajemen Bank Raya dengan alasan menangkap peluang menghadapi masa puncak penjualan saat Idul Fitri.
Menurut catatan ZATA pada masa itu, penjualan mencapai 50 persen dari target 1 tahun.
Sebagai informasi, saat ini Pasar Modal Indonesia memang sedang menjadi buah bibir di semua kalangan, hal ini bisa di lihat dari statement Presiden Joko Widodo yang menyatakan bahwa Pasar Modal Indonesia harus bersih dari praktik goreng saham.
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar