EmitenNews.com - PT Summit Oto Finance (SOF) mengumumkan rencana penggabungan (merger) usaha dengan PT Oto Multiartha (OTO). Dalam aksi korporasi ini, SOF akan bertindak sebagai perusahaan penerima penggabungan (surviving entity).

Penggabungan usaha dua perusahaan pembiayaan tersebut dipastikan tidak mengubah struktur kepemilikan saham. Komposisi pemegang saham SOF setelah penggabungan tetap dipegang oleh PT Bank SMBC Indonesia Tbk sebesar 51 persen, PT Summit Auto Group sebesar 34 persen, dan PT Sinar Mas Multiartha Tbk sebesar 15 persen.

Berdasarkan pengumuman keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (2/9/2026), proses integrasi ini akan mengakibatkan OTO berakhir demi hukum. Seluruh hak, kewajiban, aktiva, hingga pasiva OTO akan beralih sepenuhnya kepada SOF sejak tanggal efektif penggabungan.

"Sebagai akibat dari penggabungan, OTO akan berakhir demi hukum. Dengan demikian, semua aktiva serta pasiva OTO sebagai perusahaan yang bergabung, termasuk seluruh hak serta kewajiban OTO akan beralih kepada SOF sejak tanggal efektif penggabungan," tulis manajemen SOF dalam keterbukaan informasi BEI.

Manajemen SOF menyatakan bahwa realisasi merger ini masih bergantung pada persetujuan instansi berwenang sesuai regulasi yang berlaku. Penggabungan akan efektif setelah Menteri Hukum menerbitkan bukti penerimaan pemberitahuan atas perubahan anggaran dasar SOF.

Rencana penggabungan dua entitas pembiayaan otomotif ini menjadi sinyal konsolidasi industri jasa keuangan di Indonesia. Aksi korporasi ini berdampak langsung pada portofolio dan konsolidasi kinerja keuangan para pemegang sahamnya yang tercatat di bursa domestik, seperti emiten perbankan PT Bank SMBC Indonesia Tbk (NISP) dan emiten jasa keuangan PT Sinar Mas Multiartha Tbk (SMMA).(*)