Pangkas Anggaran MBG, IHSG Potensial Menguat
:
0
Suasana penutupan perdagangan IHSG edisi 2025 di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,28 persen menjadi 5.886 setelah sempat bergerak fluktuatif. Sektor basic material mencatat koreksi 4,27 persen, dan sektor keuangan membukukan penguatan terbesar 1,36 persen.
Di pasar spot, Rupiah ditutup susut 0,25 persen menjadi Rp17.989 per dolar Amerika Serikat (USD). Pergerakan Rupiah masih rentan ini memicu adanya perkiraan rapat dewan gubernur (RDG) Bank Indonesia pekan depan, berpeluang kembali menaikkan suku bunga acuan (BI rate).
Sementara itu, secara teknikal, MACD IHSG berpotensi membentuk golden cross. IHSG ditutup di atas level MA5, dan MA10. Sehingga IHSG diprediksi masih berpeluang melanjutkan penguatan. Sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 12 Juni 2026, IHSG akan menguji level support 5.900, dan resistance 5.950.
Di sisi lain, pemerintah tengah melakukan proses penataan menyeluruh terhadap sistem distribusi, dan implementasi program makin bergizi gratis (MBG) untuk melakukan efisiensi anggaran. Melalui sinkronisasi data dan penataan SPPG, Pemerintah optimistis dapat menekan biaya operasional.
Sebelumnya, Pemerintah telah melakukan efisiensi anggaran program MBG menjadi Rp268 triliun dari alokasi awal Rp335 triliun. Hingga Mei 2026, realisasi program MBG telah mencapai Rp88,15 triliun, naik 17,53 persen dari akhir April 2026 di level Rp75 triliun. Kalau efisiensi anggaran MBG ditekan secara signifikan, berpotensi mengurangi defisit APBN.
Periode April 2026, penjualan ritel turun 3,7 persen YoY, setelah meningkat 3,4 persen pada Maret 2026. Itu merupakan penurunan pertama sejak April 2025, yang mengarisbawahi kondisi pelemahan daya beli masyarakat akibat kenaikan harga bahan bakar minyak non subsidi.
Penjualan ritel turun 11,6 persen MoM dibanding edisi Maret 2026 tumbuh 10,3 persen MoM. Itu merupakan penurunan terbesar sejak Juni 2022. Menilik data itu, Phintraco Sekuritas menyarankan investor mengoleksi saham Indosat (ISAT), XLSmart (EXCL), CLEO, INTP, dan AADI. (*)
Related News
IHSG Jumat Dibuka Positif 1,39 Persen, Cermati Sentimen Domestik-Asing
Kemenperin Buka Jalan IKM Masuk Rantai Pasok Kendaraan Listrik
Buntuti Wall Street, IHSG Berbalik Menguat
IHSG Masih Berpotensi Menguat Hari Ini? Cek Prediksinya
Antusias, BTN Jakim 2026 Melibatkan 45 Ribu Peserta dari 52 Negara
IHSG Kehilangan Tenaga Setelah Sentuh 6.000, BBCA Jadi Penopang Pasar





