Patenkan Posisi 7.594, IHSG Rawan Koreksi Lanjutan
:
0
Papan monitor perdagangan di gedung BEI, Jakarta. Foto: EmitenNews/Rifki
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 0,52 persen ke level 7.594 pada perdagangan Senin (20/4/2026), di tengah dominasi tekanan jual di pasar.
Berdasarkan riset MNC Sekuritas, posisi IHSG saat ini (21/4) diperkirakan berada di akhir fase wave [iv] atau alternatifnya di akhir wave [a] dari wave B. Kondisi ini membuka peluang koreksi lanjutan dalam jangka pendek.
“IHSG rawan melanjutkan pelemahan dengan area koreksi terdekat diperkirakan berada di kisaran 7.245 hingga 7.527, sekaligus berpotensi menutup sejumlah gap yang masih terbuka,” tulis riset tersebut.
Adapun level support IHSG berada di 7.488 dan 7.351, sementara resistance terdekat berada di 7.700 hingga 7.861.
Sejumlah saham yang bisa dicermati hari ini;
MBMA - Buy on Weakness
MBMA terkoreksi 3,31% ke 730 dan disertai dengan munculnya tekanan jual, namun koreksi MBMA sendiri masih tertahan MA20. Kami memperkirakan, posisi MBMA sedang berada pada bagian dari wave (ii) dari wave [c] dari wave B.
Buy on Weakness: 675-720
Target Price: 795, 865
Stoploss: below 640
Related News
Update! Rupiah dan IHSG Kompak Ambruk
IHSG Sesi I (12/5) Melorot 1,43 Persen, Terlempar ke Level 6.800
Dari Goldman Sachs ke IDX, Oki Ramadhana Bidik Kursi Dirut BEI
IHSG Dibuka Volatil, Ambruk 1 Persen Usai Dibuka Rebound
Harga Minyak Meledak, Koleksi Saham ASII, AALI, TINS, JPFA, dan PTBA
Jelang Rilis MSCI, IHSG Cenderung Tertekan





