EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan masih memiliki peluang melanjutkan penguatan pada perdagangan Jumat (7/8), meski pada sesi sebelumnya terkoreksi tipis 0,12% ke level 6.343 di tengah munculnya tekanan jual.

Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan, secara teknikal posisi IHSG saat ini diperkirakan masih berada pada bagian awal wave v dari wave (c) dari wave [iv], sehingga potensi kenaikan masih terbuka.

"Selama skenario tersebut terjaga, IHSG diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan dengan target berada di kisaran 6.403 hingga 6.420," tulis Herditya dalam riset hariannya.

Ia juga mengingatkan akan potensi pembalikan arah dalam jangka pendek  menuju area 6.251–6.303. Adapun ntuk perdagangan hari ini, MNC Sekuritas memproyeksikan support IHSG berada di level 6.201 dan 6.029, sedangkan resistance berada di 6.377 dan 6.454.

Dalam risetnya, MNC Sekuritas turut memberikan sejumlah analisis saham yang dapat dicermati pelaku investor, di antaranya; saham BNBR, sempat menguat 3,96% ke 105 dan disertai dengan peningkatan volume pembelian, namun penguatan BNBR tertahan oleh cluster MA60 dan MA200. Kami memperkirakan, posisi BNBR sedang berada di awal wave [iii] dari wave C. Strategi buy on weaknes di rentang 98-104, dengan target price 120 dan 129, serta stoploss di bawah 94.

Lalu, saham MEDC, sempat terkoreksi 1,90% ke 1,290 dan masih didominasi oleh tekanan jual, namun koreksinya masih mampu tertahan MA20. Kami memperkirakan, posisi MEDC saat ini sedang berada pada bagian dari wave [c] dari wave B. Strategi serupa buy on weakness di kisaran 1.165-1.225, dengan target price di 1.425 dan 1.505, serta stoploss di bawah 1.120.

Berikutnya, saham PTRO yang sempat menguat 7,89% ke 5,125 dan disertai dengan adanya peningkatan volume pembelian. Kami perkirakan, posisi PTRO saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iii] dari wave C. Strateginya buy on weakness di area 4.910-4.990, dengan target price di level 5.500 dan 5.725, serta stoploss di bawah 4.570.

Terakhir, SSIA yang sempat terkoreksi 0,90% ke 1,655 dan didominasi oleh tekanan jual, namun koreksinya masih tertahan oleh MA20. Saat ini, posisi SSIA diperkirakan sedang berada pada bagian awal dari wave 3 dari wave (C). Strategi untuk SSIA yaitu buy on weakness di area 1.615-1.650 dengan target price di area 1.790 dan 1.890, serta stoploss di bawah 1.555.