Pelototi, Berikut Jadwal Dividen SIG (SMGR) Rp96,21 per Lembar
:
0
ENERGI HIJAU - Petugas mengecek panel surya yang telah terpasang di atap gedung utama kantor SBI Pabrik Tuban, Jawa Timur. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Semen Indonesia alias SIG (SMGR) bakal menggelindingkan dividen senilai Rp648,75 miliar. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 90,13 persen dari koleksi laba bersih tahun buku 2024 sejumlah Rp719,76 miliar. So, para investor akan mendapat jatah dividen sekitar Rp96,2152 per helai.
Pemerintah indonesia melalui Danantara dengan porsi kepemilikan 3,45 miliar helai atau 51,203 persen, berhak menambang dividen sebesar Rp333,1 miliar. Lalu, publik dengan kepemilikan 48,656 persen alias 3,28 miliar saham akan berebut dividen tunai setara Rp315,65 miliar.
Selanjutnya, sisa 9,87 persen alias Rp71,02 miliar ditetapkan sebagai dana cadangan. Rencana pembagian dividen tunai untuk periode tahun buku 2024 sesuai dengan hasil RUPS Tahunan pada 23 Mei 2025. Dan, rincian jadwal pembagian dividen tunai tahun buku 2024 menjadi sebagai berikut.
Cum dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 4 Juni 2025. Ex dividen pasar reguler dan pasar negosiasi pada 5 Juni 2025. Cum dividen pasar tunai pada 10 Juni 2025. Ex dividen pasar tunai pada 11 Juni 2025. Daftar pemegang saham berhak atas dividen tunai alias recording date pada 10 Juni 2025 pukul 16.00 WIB.
Pembayaran dividen bakal dilakukan pada 26 Juni 2025. Kebijakan pembagian dividen itu, berdasar data keuangan per 31 Desember 2024. Ya, sepanjang tahun lalu, SIG mengemas laba bersih Rp719,76 miliar. Saldo laba ditahan dengan alokasi penggunaan tidak dibatasi Rp71,01 miliar. Total ekuitas Rp48,3 triliun. (*)
Related News
DSSA Lepas 9,63 Miliar Saham Treasury Mulai 10 Agustus, Siap Tampung?
Harga Rights Issue AHAP Rp50, Anthoni Salim via ACA Serap Rp109,5M
VISI Lunasi Utang BCA Usai Raffi-Nagita Masuk, Liabilitas Turun 82%
ABMM Kebut Produksi Tambang Aceh, Laba Semester I Melonjak 42 Persen
APLN Agresif Pangkas Utang, Kinerja Semester I Ikut Melonjak
Pendapatan KIJA Susut 11 Persen, Recurring Income Malah Dominan





