EmitenNews.com - Pemerintah pada Selasa tanggal 25 Februari 2025 kemarin melaksanakan lelang Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) atau Sukuk Negara untuk seri SPNS04082025 (reopening), SPNS10112025 (reopening), PBS003 (reopening), PBS030 (reopening), PBSG001 (reopening), PBS034 (reopening) dan PBS038 (reopening) melalui sistem lelang Bank Indonesia.


Dari ketujuh seri SBSN atau sukuk yang ditawarkan dalam lelang, total penawaran yang masuk sebesar Rp19.911.200.000.000.


Rinciannya adalah sebagai berikut:

SPNS04082025 penawaran yang masuk sebesar Rp1,040 triliun.
SPNS10112025 penawaran yang masuk sebesar Rp5,928 triliun.
PBS003 penawaran yang masuk sebesar Rp4,515 triliun.
PBS030 penawaran yang masuk sebesar Rp2,3305 triliun.
PBSG001 penawaran yang masuk sebesar Rp2,633 triliun.
PBS034 penawaran yang masuk sebesar Rp0,5187 triliun, dan
PBS038 penawaran yang masuk sebesar Rp2,946 triliun.


Sesuai dengan kewenangan yang diberikan oleh Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2008 tentang Surat Berharga Syariah Negara, Menteri Keuangan menetapkan hasil lelang sebagai berikut:


SPNS04082025 jumlah nominal yang ditarik sebesar Rp0,800 triliun.
SPNS10112025 jumlah nominal yang ditarik sebesar Rp2,500 triliun.
PBS003 jumlah nominal yang ditarik sebesar Rp2,300 triliun.
PBS030 jumlah nominal yang ditarik sebesar Rp1,800 triliun.
PBSG001 jumlah nominal yang ditarik sebesar Rp1,650 triliun.
PBS034 jumlah nominal yang ditarik sebesar Rp0,300 triliun, dan
PBS038 jumlah nominal yang ditarik sebesar Rp2,650 triliun.


Dengan demikian total nominal yang dimenangkan dari tujuh seri yang ditawarkan tersebut adalah sebesar Rp12 triliun.(*)