Pemilu Israel dan Diplomasi Iran Tekan Harga Minyak Dunia
:
0
Ilustrasi: Magnific
EmitenNews.com - Harga minyak mentah dunia bertahan di level rendah pada perdagangan Rabu (28/10/2026) setelah mencatatkan penurunan selama dua sesi berturut-turut. Pergerakan harga ini terjadi seiring fokus pasar global yang memantau proses penghitungan suara dalam pemilihan umum di Israel yang berpotensi memengaruhi dinamika geopolitik kawasan Timur Tengah.
Berdasarkan data Trading Economics pada Rabu (28/10/2026), harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) bertahan di bawah level USD100 per barel. Sementara itu, harga minyak mentah jenis Brent juga tertahan di bawah level USD114 per barel.
Hasil jajak pendapat awal menunjukkan pemimpin oposisi Gadi Eisenkot unggul tipis atas Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, meskipun belum ada blok politik yang mengamankan mayoritas suara dan penghitungan masih terus berjalan. Perkembangan ini mengindikasikan melemahnya dukungan terhadap Netanyahu yang telah memimpin negara tersebut melalui konflik intensif selama hampir tiga tahun terakhir.
Di saat yang sama, para pelaku pasar terus mencermati upaya diplomasi regional setelah pejabat dari Arab Saudi, Pakistan, dan Turki menggelar pertemuan dengan para pemimpin Iran pada Senin (26/10/2026). Dalam perkembangan terkait, Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei juga menyerukan pengakhiran atas situasi yang ia sebut sebagai kondisi bukan perang maupun damai saat ini.
Dari sisi pasokan, data dari Amerika Serikat mencatat persediaan minyak mentah domestik menyusut sebanyak 2 juta barel pada pekan yang berakhir 23 Oktober 2026. Penurunan stok ini memberikan sinyal ketatnya pasokan minyak fisik di pasar global di tengah tekanan sentimen geopolitik yang moderat.
Bagi Indonesia, melandainya harga minyak mentah dunia di bawah level USD100 per barel memberikan sentimen positif bagi pengendalian biaya impor komoditas energi serta kestabilan penyerapan anggaran subsidi bahan bakar di dalam negeri.(*)
Related News
Susul Wall Street, Saham Teknologi Pacu Nikkei 225 Naik 1,1%
Penurunan Harga Minyak Dorong Penguatan Emas Dunia
Pajak dan Mobil Listrik Lokal Gerus Impor Otomotif China
Peluang Cuan, Lelang 380 Ribu Ton Beras Turun Mutu Prioritaskan UMKM
Revisi Perpres 26/2026, Pemerintah akan Impor Crude dari Banyak Negara
Bursa AS Cenderung Datar Jelang Rilis Kinerja Keuangan & Fed





