Pendapatan dan Laba Positif, Ini Detail Kinerja PGAS 2024
:
0
Petugas melayani kendaraan bermotor dengan bahan bakar gas. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Perusahaan Gas Negara (PGAS) sepanjang 2024 mengemas laba bersih USD339,42 juta. Surplus 22 persen dari episode sama tahun sebelumnya sejumlah USD278,09 juta. Dengan demikian, laba per saham dasar dan dilusian melonjak menjadi USD0,0140 dari sebelumnya USD0,0115.
Pendapatan USD3,78 miliar, melejit 3,84 persen dari posisi sama tahun sebelumnya USD3,64 miliar. Beban pokok pendapatan USD3,03 miliar, bengkak dari periode sama tahun sebelumnya USD2,91 miliar. Laba kotor terakumulasi USD757,38 juta, mengalami peningkatan dari USD733,57 juta.
Pendapatan lain-lain USD40,29 juta, melesat dari USD24,62 juta. Beban umum dan administrasi USD201,21 juta, bengkak dari USD196,89 juta. Beban lain-lain USD73,8 juta, bengkak dari USD18,89 juta. Laba operasi tercatat USD522,65 juta, merosot dari USD542,41 juta.
Bagian laba dari ventura bersama USD72,2 juta, menanjak dari USD64,83 juta. Pendapatan keuangan USD60,18 juta, naik dari USD48,46 juta. Laba selisih kurs USD11,12 juta, melonjak dari USD7,35 juta. Beban keuangan USD75,32 juta, berkurang dari USD97,62 juta.
Penurunan nilai properti minyak dan gas USD9,06 juta dari nihil. Provisi atas kontrak yang merugi USD3,48 juta, susut dari USD11,68 juta. Provisi atas sengketa pajak nihil dari USD29,86 juta. Laba sebelum pajak USD578,28 juta, melesat dari USD523,88 juta. Laba tahun berjalan USD439,63 juta, naik dari USD376,61 juta.
Total ekuitas tercatat sebesar USD3,67 miliar, mengalami peningkatan dari akhir tahun sebelumnya senilai USD3,54 miliar. Jumlah liabilitas USD2,74 miliar, susut dari sebelumnya USD3,05 miliar. Total aset terakumulasi USD6,41 miliar, mengalami penyusutan dari akhir 2023 senilai USD6,59 miliar. (*)
Related News
Investasi Pribadi Presdir Rudy di Saham ASII, Belanjakan Rp20,2 Miliar
Kawasan Industri Jadi Mesin Pertumbuhan Bisnis Infrastruktur CDIA
Lepas Saham MPRO Senilai Rp474M, Taipan Ini Masih Kuasai 10,46 Persen
Dalam 13 Bulan Terus Lepas Saham, Bobby Gafur Tetap Pengendali OASA
UNTR Bagi Dividen Interim Rp430 per Helai, Pantau Jadwal Cum Dividen
DADA Beri Santunan Dividen, Total Rp2 Miliar, Per Helai Berapa?





