Pengendali INET Serok 40,96 Juta Saham Senilai Rp12,45 Miliar!
:
0
Jajaran Manajemen PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) saat pencatatan saham perdananya di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (24/7/2023). Foto: Istimewa.
EmitenNews.com - Pemegang saham pengendali PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk. (INET) yakni, PT Abadi Kreasi Unggul Nusantara, menambah kepemilikan sahamnya di tengah koreksi harga imbas tensi geopolitik global akhir-akhir ini.
Berdasarkan laporan keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK), transaksi pembelian dilakukan pada 6 Maret 2026.
Di tengah koreksi saham tersebut, Abadi Kreasi Unggul Nusantara menyerok sebanyak 40.964.400 saham INET dengan kocek harga Rp304 per saham. Alhasil, nilai transaksi pembelian tersebut mencapai sekitar Rp12,45 miliar.
“Transaksi ini dilakukan dengan status kepemilikan langsung dan bertujuan untuk meningkatkan investasi di perusahaan,” tulis keterangan INET.
Usai transaksi tersebut, kepemilikan saham pengendali INET terkerek naik dari 13.286.121.131 saham atau setara 59,38 persen menjadi 13.327.085.531 saham atau sekitar 59,56 persen
Baca Juga: INET dan Huawei Teken Kerja Sama Strategis Digital Terintegrasi
Penambahan porsi kepemilikan ini sekaligus sinyal baik bagi Investor bahwa Abadi Kreasi Unggul Nusantara tetap memperhatikan fluktuasi saham tetap terkendali.
Adapun, pada perdagangan Senin (9/3/2026) saham Inet terpantau terkoreksi 6,9 persen turun 20 poin di Rp270.
Dalam sepekan terakhir INET terpantau turun 17,79 persen, sejak awal tahun juga tercatat sahamnya tengah drop 42,49 persen setara 198 poin dari harga sebelumnya Rp466 menjadi Rp268.
Related News
Kinerja Timah (TINS) Lampaui Target, Laba Bersih Melonjak 805 Persen
Laba Melambung 102%, RATU Bidik Kenaikan Dividen dan Kinerja 2026
INCO Kejar Proyek 3 Tambang Segera Beroperasi, Morowali Lebih Dulu
Kode Morgan Stanley Jual–Beli & Repo GOTO Jelang BEI Buka Batas Rp50
Ace Hardware Kini Kompetitor, ACES Pede Target Penjualan 6-8% di 2026
TINS Ketiban Berkah Pabrik iPhone di India, Market Share Naik 12%





