EmitenNews.com - Ultra Voucher (UVCR) per 30 September 2026 mentabulasi laba Rp10,62 miliar. Melonjak 396,26 persen dari episode sama tahun lalu dengan koleksi hanya Rp2,14 miliar. Dengan hasil itu, laba per saham dasar dan dilusian menjadi Rp5,31 dari sebelumnya Rp1,07.

Penjualan bersih Rp917,98 miliar, melesat 37,93 persen dari periode sama tahun sebelumnya Rp665,5 miliar. Beban pokok penjualan Rp873,48 miliar, mengalami pembengkakan dari posisi sama tahun lalu Rp637,06 miliar. Laba kotor terkumpul Rp44,5 miliar, mengalami lonjakan dari Rp28,44 miliar.

Beban umum dan administrasi Rp28,66 miliar, bertambah dari Rp24,88 miliar. Beban penjualan Rp5,47 miliar, naik dari Rp3,82 miliar. Total beban usaha Rp34,14 miliar, meningkat dari Rp28,72 miliar. Laba usaha Rp10,35 miliar, melangit 3.933 persen dari minus Rp275,9 juta.

Pendapatan keuangan Rp5,74 juta, menanjak dari sebelumnya Rp3,7 juta. Beban keuangan Rp4,33 miliar, berkurang dari Rp5,57 miliar. Lain-lain bersih Rp7,41 miliar, susut dari Rp8,85 miliar. Total penghasilan lain-lain Rp3,08 miliar, turun dari Rp3,28 miliar. Beban pajak penghasilan Rp2,81 miliar, bengkak dari Rp864,05 juta.

Jumlah ekuitas terakumulasi senilai Rp111,74 miliar, melonjak dari akhir tahun sebbelumnya Rp103,62 miliar. Total liabbilitas tercatat Rp134,02 miliar, mengalami pembengkakan dari akhir 2025 sejumlah Rp113,41 miliar. Jumlah aset Rp245,77 miliar, melesat dari akhir tahun lalu Rp217,03 miliar. (*)