Perkasa, IHSG Siap Jebol Level 8.400
Suasana penutupan perdagangan IHSG edisi 2025 di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menguat 1,19 persen menjadi 8.310 didorong optimisme setelah libur panjang. Ekspektasi akan kondisi ekonomi masih solid, antisipasi kinerja emiten, dan pembagian dividen menjadi beberapa faktor pendukung optimisme tersebut. Seluruh sektor menguat terutama sektor transportasi.
Namun Rupiah ditutup melemah di level Rp16.885per dolar Amerika Serikat (USD) seiring penguatan dolar AS. Mayoritas indeks bursa Asia juga ditutup menguat, meski ada kekhawatiran baru akan dampak sektor AI. Bursa Tiongkok, Hong Kong, Singapura, Taiwan, dan Korea Selatan masih tutup karena libur tahun baru Imlek.
Secara teknikal, terjadi pembentukan golden cross pada indicator MACD Indeks, dan didukung kenaikan volume beli. Stochastic RSI masih bergerak di area pivot. Indeks juga ditutup di atas level MA5. So, diperkirakan Indeks berpeluang melanjutkan penguatan, dan menguji level 8.350-8.400.
Investor akan mencermati hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia diperkirakan masih mempertahankan BI Rate pada level 4,75 persen, deposit facility rate tetap pada 3,75 persen, dan lending facility rate tetap di level 5,5 persen. Selain itu, juga akan dirilis data pertumbuhan kredit Januari 2026 diperkirakan cenderung stabil di level 9,6 persen YoY.
Berdasar data dan fakta itu, Phintraco Sekuritas menyarankan para investor untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, Medco Energi (MEDC), Alamtri Resoures (ADMR), TBS Energi Utama (TOBA), Elang Mahkota alias Emtek (EMTK), dan Bank Neo (BBYB). (*)
Related News
Pemerintah Catatkan Tambahan Dua Obligasi Negara ke BEI
Ikuti Jejak Wall Street, IHSG Lanjut Menguat
IHSG Impresif, Serok Saham INET, COIN, dan BUVA
11 Sektor Hijau Serentak! IHSG Melesat 1,19 Persen Usai Imlek
Aman dan Produktif, IPOT Luncurkan xRDN
Usai Libur Imlek, IHSG Sesi I Lanjut Ngegas 0,89 Persen ke 8.285





