IHSG Impresif, Serok Saham INET, COIN, dan BUVA
:
0
IHSG bernuansa imlek. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin menguat 1,19 persen menjadi 8.310. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan volume pembelian. So, indeks masih berpeluang melanjutkan penguatan dengan kemungkinan koreksi.
Sepanjang perdagangan hari ini, Kamis, 19 Februari 2026, indeks akan menjelajahi area support 7.863-7.712, dan posisi resistance 8.354-8.517. Berdasar data tersebut, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham unggulan berikut.
Yaitu, Bukit Uluwatu (BUVA) buy on weakness Rp1.350-1.450 per saham dengan proyeksi Rp1.595-1.720 per helai, dan stop loss Rp1.245 per lembar. Indokripto (COIN) buy on weakness Rp1.860-1.940 per helai dengan target Rp2.200-2.410 per saham, dan stop loss Rp1.800 per eksemplar.
Sinergi Inti (INET) buy on weakness Rp390-418 per lembar dengan proyeksi Rp458-494 per saham, dan stop loss Rp362 per helai. Pantai Indah Kapuk (PANI) speculative buy Rp10.575-10.800 per saham dengan target Rp11.725-12.200 per eksemplar, dan stop loss Rp10.225 per lembbar. (*)
Related News
BEI Lelang 11 Saham Bursa, Bagaimana Cara Ikutnya?
Analis Prediksi IHSG Uji Lagi Level 6.700, Asal Penuhi Syarat Ini
IHSG Rabu Turun Tipis 0,12 Persen, 3 Big Banks Anjlok, BBCA Terdalam
Jeda Siang, IHSG Sesi I (9/9) Terperosok Jatuh 0,58% ke 6.647
IHSG Rentan Volatil, Sempat Dibuka ke 6.700 Lalu Turun
Potensi Transaksi Rp3,49 T, JISTE 2026 Angin Segar Emiten Perikanan





