IHSG Rabu Turun Tipis 0,12 Persen, 3 Big Banks Anjlok, BBCA Terdalam
:
0
Main hall Bursa Efek Indonesia (Foto: EmitenNews)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 8,24 poin atau 0,12% ke 6.678,20 pada perdagangan Rabu (9/9/2026). Meski dibuka menguat tembus level 6.700, indeks komposit malah berbalik arah melemah dan bertahan di zona merah hingga akhir transaksi.
Mayoritas saham memerah dan menekan IHSG yaitu sebanyak 317 saham, lebih banyak dibanding yang menguat 308 saham. Sementara, 169 saham lainnya stagnan.
Volume perdagangan hari ini mencapai 34,25 miliar saham dengan frekuensi 2,17 juta kali, dan total nilai transaksi Rp16,00 triliun. Kapitalisasi pasar tercatat sebesar Rp17.000,14 triliun.
Pelemahan harga saham big banks , salah satunya yaitu Bank Central Asia (BBCA) 2,25% ke Rp6.525 turut menekan indeks ke zona merah. Total transaksinya paling besar (top value) yaitu sebesar Rp1,3 triliun.
Top value berikutnya Aneka Tambang (ANTM) Rp651 miliar, dan Astrindo Nusantara (BIPI) Rp645,5 miliar. Harga keduanya menguat 3,59% dan 5,33%.
Lebih lanjut, saham big banks paling merosot berikutnya adalah Bank Negara Indonesia (BBNI) turun 1,29% ke Rp3.820, disusul Bank Mandiri (BMRI) yang melemah 0,9% ke Rp3.420 per saham. Berlawanan arah, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) mencatat penguatan tipis 0,29% ke Rp3.420 per saham.
Di jajaran 45 saham terlikuid, Indika Energy (INDY) mencatat penguatan tertinggi (LQ45) yaitu 11,03% ke Rp3.120, disusul Adaro Andalan Indonesia (AADI) menguat 5,96% ke Rp12.450, dan Amman Mineral (AMMN) melesat 5,14% ke Rp4.910 per saham.
Sebaliknya, saham-saham LQ45 melemah terdalam (top loser) dipimpin Kalbe Farma (KLBF) anjlok 2,56% ke Rp760, Mitra Adiperkasa (MAPI) turun 2,51% ke Rp1.360, dan Bank Tabungan Negara (BBTN) merosot 2,4% ke Rp1.220 per saham.
Related News
Angkutan Barang Solid, KAI Raih Peringkat idAAA Pefindo
IHSG Lanjutkan Penurunan ke 5.266,13, Big Banks Jadi Pemberat Utama
Outflow Deras Imbas MSCI, Kepercayaan Investor Masih Jadi Tantangan
Volatil, IHSG Sesi I (27/10) Loyo 0,32% ke 5.355
BEI Rombak Penghuni Indeks LQ45, IDX30, IDX80, dan Depak Saham HSC
Sempat Dibuka Tertekan, IHSG Berbalik Naik ke Atas Level 5.400





