Permintaan Mobil di Jabar Diprediksi Naik, Adira Finance Targetkan Pembiayaan Rp4 Triliun

Ilustrasi permintaan Mobil di Jabar Diprediksi Naik, Adira Finance Targetkan Pembiayaan Rp4 Triliun. dok. iNews.id.
EmitenNews.com - Tingginya permintaan pembiayaan mobil di Jawa Barat sejak awal tahun ini, menjadi perhatian khusus PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF). Mengantisipasi perkembangan itu, Perseroan menargetkan pembiayaan baru sebesar Rp4 triliun.
Dalam keterangannya di Bandung, Selasa (20/6/2023), Kepala Wilayah Jawa Barat PT Adira Dinamika Multifinance Tbk, Nanang Kurniawan mengungkapkan, pembiayaan kendaraan bermotor di Jawa Barat ini terus mengalami pertumbuhan sejak tahun 2022. Itu terutama terjadi saat kondisi pandemi covid-19 sudah melandai.
Saat ini, malah tingkat pertumbuhan pembiayaannya hampir menyamai dengan kondisi normal sebelum pandemi Covid-19 terjadi.
Mulai membaiknya kondisi perekonomian dalam negeri seiring sudah hampir hilangnya pandemi covid-19 mendorong industri pembiayaan kembali bergairah.
"Inflasi mulai terkendali, ekonomi pun terus tumbuh. Ini menyebabkan industri kami sudah mulai comeback. Tahun ini kami lebih optimisi lagi dengan pertumbuhan 35 persen" kata Nanang Kurniawan.
Sepanjang kuartal pertama tahun 2023 Adira Finance wilayah Jawa Barat berhasil mencatatkan pembiayaan baru sebesar Rp907 miliar atau naik 37 persen secara year on year (yoy). Kontribusi pembiayaan paling besar yaitu dari segmen mobil dan non otomotif mencapai 49 persen. Untuk segmen sepeda motor kontribusinya mencapai 21 persen.
Terus bertambahnya kelas ekonomi menengah di Jabar, ditambah jumlah penduduk mencapai 50 juta orang, menjadi pasar yang bagus bagi Adira Finance. Perseroan optimistis target pembiayaan baru Rp4 triliun bakal tercapai.
Dengan semangat itu, Adira finance merespon positif terhadap tingginya permintaan pembiayaan kendaraan listrik baik untuk sepeda motor dan mobil. Tahun lalu, perusahaan mencatat pembiayaan untuk segmen kendaraan listrik mencapai 22.000 unit secara nasional. ***
Related News

Balas Indonesia dengan Tarif Impor 32 Persen, Ini Alasan Trump

Hadapi Aksi Trump, Ekonom Ini Sarankan RI Evaluasi Kebijakan Dagang

Program JETP Jalan Terus, Sudah Masuk Rp18,15T Untuk 54 Proyek

Usai Semua Saham BUMN Masuk Danantara, Ini Harapan Sang CEO

Jaga Keandalan, Aplikasi Coretax DJP Sempat Alami Waktu Henti

Bermula dari KKV, Kini Gerai OH!SOME Sukses Memancing Pembeli