EmitenNews.com - PT Ricky Putra Globalindo Tbk (RICY) dikabarkan tengah dilirik salah satu perusahaan trading company terbesar di Jepang. Nilai transaksi akusisinya diperkirakan mencapai Rp 1 triliun.
Menurut sumber yang mengetahui negosiasi tersebut menyebutkan bahwa Ricky Putra (RICY) sedang dijajaki untuk diakuisisi oleh perusahaan asal Jepang. “Jika kesepakatan akuisisi ini terwujud, aksi koporasi ini akan menjadi yang terbesar dalam sejarah perusahaan dengan perkiraan nilai Rp 1 triliun,” ujarnya di Jakarta, Selasa (7/11).
Dia menambahkan, ketertarikan investor strategis Jepang terhadap perusahaan lantaran kuatnya merek perseroan, seperti GT-Man, RICY juga masih rutin memproduksi apparel untuk merk Jepang seperti Mizuno dan Champion. Perseroan didukung jaringan distribusi yang sudah kuat di dalam negeri. “Jangkauan pasar yang luas dengan dukungan distribusi yang kuat jelas menarik minat investor Jepang yang juga telah menjadi mitra jangka panjang bagi perusahaan,” terangnya.
Menurut sumber tersebut, pasar tengah menantikan pernyataan resmi dari tim manajemen Ricky Putra terkait perkembangan penjajakan diakuisisi. Oleh karena itu, para analis industri dan investor disarankan untuk memantau perkembangan yang akan datang dalam manuver korporat yang berpotensi mengubah pergerakan harga saham RICY.
Menguatnya isu tersebut disebut-sebut sebagai faktor pendorong penguatan harga saham RICY pada Senin (6/11/2023). Berdasarkan data perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), saham RICY melesat Rp 21 (17,80%) menjadi Rp 139.
Related News
Perkuat Segmen B2B, Wahana Interfood Targetkan Kinerja Naik 50 Persen
Kantongi Laba Rp643M di 2025, Ini Strategi Blue Bird (BIRD) 2026
Bangkit dari Rugi, Laba Phapros (PEHA) Melenting 109 Persen di 2025
Investor Waspada! Saham KRYA Anjlok 65%, Data Pengendali Simpang Siur
Laba Emiten Jasa Konstruksi NRCA Melonjak 115 Persen Sepanjang 2025
Emiten Furnitur Chitose (CINT) Raih Lonjakan Penjualan dan Laba 2025





