EmitenNews.com - Timothy Utama membeli saham Bank Mandiri (BMRI) senilai Rp180 juta. Salah satu pengurus teras perseroan itu, menyerok sebanyak 20 ribu lembar. Aksi pembelian terjadi pada harga Rp9.000 per lembar.
Transaksi Timothy telah dipatenkan pada 15 Desember 2022. ”Transaksi pembelian saham perseroan untuk kepentingan investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung,” tulis Rudi As Aturridha, Corporate Secretary Bank Mandiri.
Menyusul aksi tersebut, tabungan sama milik Timothy di Bank Mandiri menjadi 622,1 juta lembar alias setara dengan tabulasi 0,00133 persen. Bertambah dari sebelum transaksi dengan timbunan sebanyak 602,1 juta lembar alas 0,00129 persen.
Per 30 November 2022, pemegang saham di atas lima persen Bank Mandiri antara lain Pemerintah Indonesia 24,26 miliar helai atau 52 persen, Indonesia Investment 3,73 miliar lembar setara 8 persen, dan masyarakat 18,66 miliar eksemplar selevel 40 persen. (*)
Related News

Pengendali IDPR Belum Berhenti Borong Saham, Ada Apa?

Emiten TP Rachmat (ASSA) Cetak Laba Melonjak di 2024

Nusa Raya Cipta (NRCA) Bukukan Pendapatan Rp3,3T Sepanjang 2024

Penjualan Oke, Laba ENAK 2024 Tergerus 16 Persen

Melejit 708 Persen, Pendapatan BEEF 2024 Sentuh Rp4,93 Triliun

Rugi Menipis, Emiten Sri Tahir (SRAJ) 2024 Defisit Rp542 Miliar