Pola Transaksi Dipantau BEI, Saham GZCO Bergerak di Zona Merah
:
0
EmitenNews.com - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memutuskan untuk lebih fokus memantau perkembangan pola perdagangan saham PT Gozco Plantations Tbk (GZCO), karena selama sepekan terakhir mengalami kenaikan harga secara tidak wajar.
Perlu diketahui, pada penutupan perdagangan Jumat (11/2), harga saham GZCO berada di level Rp120 per saham, padahal di awal pekan (7/2) masih berada di posisi Rp67 per saham atau telah melonjak 79,10 persen. Bahkan, pada 29 September 2021 harganya masih berada di level Rp50 per saham.
Untuk perdagangan pagi ini, saham GZCO terpantau bergerak pada zona merah, tepatnya berfluktuasi dari harga pembukaan di 120 sempat turun ke 112. Hingga pukul 09:10 WIB saham GZCO terkoreksi 3,33 persen atau 4 poin ke level 116 per saham.
"Kami menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham GZCO yang berada di luar kebiasaan (unusual market activity/UMA)," demikian disebutkan Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Lidia M Panjaitan, dalam Pengumuman Bursa yang dikutip Senin (14/2).
Namun demikian, kata Lidia, pengumuman UMA tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
"Sehubungan dengan terjadinya unusual market activity atas saham GZCO tersebut, maka perlu kami sampaikan bahwa saat ini Bursa sedang mencermati perkembangan pola transaksi saham ini," ujar Lidia.
Adapun informasi terakhir mengenai GZCO adalah informasi pada 8 Februari 2022 yang dipublikasikan melalui website BEI terkait laporan bulanan registrasi pemegang Efek.
Lebih lanjut Lidia mengatakan, BEI berharap agar investor memperhatikan jawaban dari GZCO atas permintaan konfirmasi dari Bursa, serta perlu mencermati kinerja perusahaan ini dalam setiap keterbukaan informasinya.
Selain itu, investor juga diharapkan untuk kembali mengaji rencana corporate action emiten tersebut, apabila rencana itu belum mendapatkan persetujuan melalui Rapat Umum Pemegang Saham ( RUPS ).
Lidia menambahkan, investor juga perlu untuk mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum melakukan pengambilan keputusan untuk berinvestasi pada saham GZCO.
Related News
Baru Tujuh yang Melantai, BEI Pangkas Target IPO 2026 Jadi 15 Saham
BEI Belum Bahas Danantara Jadi Pemegang Saham
Bursa Bicara Target 2027: 25 IPO, Capex Rp670M, & Proyeksi Keuangan
RUPSLB BEI Setujui Demutualisasi dan Dividen Khusus Rp1,564 Triliun
Transaksi LCT Meningkat, Gubernur BI Ungkap China Kontributor Utama
Revisi Evaluasi Indeks, BEI Depak CUAN dari LQ45 dan IDX80





