Polda Babel Gagalkan Penyalahgunaan 24 Ton Pupuk Subsidi dari Lampung
Polda Babel gagalkan penyalahgunaan 24 ton pupuk subsidi dari Lampung. Dok. Babel Pos.
Untuk ketahanan pangan di sisi perantara, yaitu distribusi dan cadangan pangan, Sri Mulyani menganggarkan Rp29,9 triliun yang mencakup jalan usaha tani sepanjang 103 km, sarana dan prasarana (sarpas) di pelabuhan perikanan, serta cadangan pangan melalui Bulog untuk beras dan gabah sebesar 3 juta ton.
"Untuk menjaga beras dan gabah 3 juta ton itu anggarannya Rp22,7 triliun," ucap Menkeu Sri Mulyani.
Menkeu juga mengalokasikan Rp6,4 triliun untuk mendukung sisi konsumsi agar masyarakat bisa menikmati harga pangan yang terjangkau. Anggaran tersebut meliputi bantuan kerawanan pangan untuk 64,8 ribu orang, gerakan pangan murah untuk 39 kelompok masyarakat, serta stabilisasi pasokan dan harga pangan (SPHP).
"Stabilisasi pasokan dan harga pangan atau SPHP itu Rp5,8 triliun," kata Sri Mulyani.
Presiden Prabowo Subianto mengatakan pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp164,4 triliun untuk ketahanan pangan nasional, yang masuk dalam salah satu agenda prioritas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026. ***
Related News
Pasar Tradisional Jakarta Menuju Era Digitalisasi, Tahun Ini Capai 110
Kasus Restitusi Pajak, KPK Panggil Direktur Keuangan Adaro Wamco Prima
Efisiensi Anggaran, Soal Wacana Pemotongan Gaji Menteri Belum Dibahas
Tidak ada Kabar Proyek MRT Bali, Rupanya Masih Tunggu Investor
Konsisten! Pupuk Kaltim Pertahankan Proper Emas ke-9
Polri Bongkar Kasus Penyalahgunaan BBM-LPG Subsidi Kerugian Rp1,26T





