EmitenNews.com - PT Sariguna Primatirta Tbk. (CLEO) jor-joran berekspansi di 2026 sekaligus tetap konsisten bagi dividen. Emiten air minum bagian dari Tanobel Group ini membidik kinerja impresif-progresif di 2026.

Direktur Utama CLEO, Melisa Patricia pada Senin (22/6/2026) menyampaikan perseroan menargetkan pembukaan hingga 500 cabang secara keseluruhan sampai akhir 2026. Ekspansi tersebut didukung pembangunan tiga pabrik baru yang berlokasi di Palu, Pontianak, dan Pekanbaru.

“Sehingga kami sangat optimis di 2026, target pertumbuhan, pendapatan, dan laba bersih CLEO pasti akan tercapai pertumbuhan double digit,” ucap Melisa dalam Paparan Publik di Jakarta, 22 Juni 2026.

Meski agresif ekspansi, CLEO tetap membagikan dividen tunai senilai Rp60 miliar dari laba tahun buku 2025. Keputusan itu disahkan lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar 22 Juni 2026.

“Di tengah berbagai langkah ekspansi yang terus dijalankan, Perseroan tetap berkomitmen memberikan apresiasi kepada pemegang saham melalui pembagian dividen. Kami percaya ekspansi yang dilakukan hari ini akan memperkuat posisi CLEO di industri sekaligus mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan ke depan,” ujar Melisa.

Direktur Keuangan CLEO, Lukas Setio Wongso dalam paparan publik, Senin (22/6) menuturkan alokasi belanja modal atau capex tahun ini ditetapkan sebesar Rp700 miliar. Hingga kuartal I/2026, realisasi capex telah mencapai sekitar 25% dari total anggaran.

“Kita anggarkan sekitar Rp700 miliar. Sedangkan untuk target pertumbuhan pendapatan dan laba bersih tahun 2026 kita menargetkan tetap akan bertumbuh sebesar double digit,” kata Lukas.

Sebagian besar capex digunakan untuk pembangunan tiga pabrik baru. Pabrik di Palu ditargetkan mulai beroperasi pada kuartal III-2026. Sementara pabrik di Pekanbaru dan Pontianak ditargetkan beroperasi pada kuartal IV-2026.

Saat ini, CLEO memiliki 32 pabrik yang telah beroperasi, sekitar 430 jaringan distribusi atau cabang per Maret 2026, serta lebih dari 11 ribu mitra distribusi. Dalam waktu dekat, perseroan menargetkan jumlah jaringan distribusinya mencapai 500 cabang.

Direktur Penjualan dan Distribusi CLEO, Toto Sucartono, mengatakan bisnis air minum sangat bergantung pada kekuatan distribusi. Karena itu, CLEO terus memperluas jangkauan pasar melalui penambahan pabrik maupun pusat distribusi.