Polisi Bongkar Sindikat Joki Masuk PT, Bayaran Pelaku Wah, Fantastis!
:
0
Polrestabes Surabaya, Jawa Timur mendata terdapat 150 klien atau peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang menyewa jasa sindikat joki mulai 2017 sampai 2026. Dari situ, 114 peserta lolos ke perguruan tinggi yang dituju. Joki yang ditangkap ada dokter, mahasiswa, dan PPPK. Dok. iNews.
EmitenNews.com - Praktik perjokian dalam ujian masuk perguruan tinggi terus marak sampai 2026 ini. Polrestabes Surabaya, Jawa Timur mendata terdapat 150 klien atau peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang menyewa jasa sindikat joki mulai 2017 sampai 2026. Dari situ, 114 peserta lolos ke perguruan tinggi yang dituju. Joki yang ditangkap bayarannya fantastis, ada dokter, mahasiswa, dan PPPK.
“Sampai hari ini kami masih terus melakukan pendalaman. Yang sudah kami temukan sejauh ini dari data pemberi order, ada 114 orang yang identitasnya sudah terkumpul,” kata Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfie Sulistiawan dalam konferensi pers pada Kamis (7/5/2026).
Kombes Luthfie menyebutkan, para penyewa joki tidak hanya menargetkan kampus perguruan tinggi negeri, tetapi juga kampus swasta. Tidak hanya kampus-kampus yang ada di Jawa, tetapi juga sampai luar Jawa. Salah satunya, di Kalimantan.
Polrestabes Surabaya telah menangkap 14 tersangka yang terlibat dalam sindikat joki tersebut. Sejauh ini, penyidik masih terus melakukan pendalaman, untuk membongkar kasus ini, termasuk sindikat yang ada di dalamnya.
Asal tahu saja. Latar belakang tersangka berbeda-beda. Semua tersangka berjenis kelamin laki-laki. Ada mahasiswa, wiraswasta, PPPK kantor pemerintahan, dan juga dokter. Mereka adalah HRS (21), IKP (41), PIF (21), FP (35), BPH (29), DP (46), MI (31), RZ (46), HER (18), BH (55), SP (43), SA (40), ITR (38), dan CDR (35).
“Kami masih terus lakukan pemeriksaan dan pendalaman dari keterangan-keterangan dan akan disampaikan hasilnya nanti pada saat rilis berikutnya,” tegasnya.
Penangkapan Para Tersangka Bermula dari Temuan Praktik Joki UTBK 2026
Penangkapan para tersangka bermula dari temuan praktik joki UTBK 2026 yang berlangsung di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) pada Kamis (21/4/2026). Kapolrestabes Surabaya, Kombespol Luthfie Sulistiawan mengatakan, peran 14 orang tersangka terbagi dalam empat klaster.
"Klaster pelaksana atau penerima order sebanyak lima orang, tiga di antaranya dokter. Klaster pemberi order dua orang, klaster joki atau pelaksana lapangan dua orang, dan klaster pembuat KTP palsu lima orang.
Hebatnya, 14 pelaku joki UTBK yang ditangkap berasal dari berbagai daerah dan latar belakang profesi, namun semuanya berjenis kelamin laki-laki. Berikut daftarnya: HRS (21), mahasiswa asal Surabaya, IKP (41), karyawan swasta asal Surabaya, PIF (21), mahasiswa asal Kota Tegal.
Related News
Prabowo Serukan Pentingnya ASEAN Jaga Kedaulatan Jalur Perdagangan
Harga Solar Industri Naik, Ribuan Nelayan Pati Tidak Lagi Melaut
Permintaan Fotokopi e-KTP Melanggar UU Data Pribadi, Jangan Mau!
Sempat Terkendala Bahan Baku Kemasan, Bantuan Pangan Kini Digenjot
Prabowo Ajak ASEAN Bergerak Segera Hadapi Isu Energi
Kasus Korupsi Sritex, Hukuman Berbeda Untuk Duo Iwan





