Prodia Diagnostic Line (PRDL) Segera IPO, Bidik Dana Segar Rp62 Miliar
:
0
PT Prodia Diagnostic Line atau Proline segera IPO di BEI. Foto: Proline
EmitenNews.com - PT Prodia Diagnostic Line berencana menggelar Initial Public Offering (IPO) atau penawaran umum saham perdana di Bursa Efek Indonesia.
Rencananya, perusahaan yang dikenal dengan nama Proline tersebut akan menggunakan kode ticker PRDL dengan menawarkan maksimal 522,90 juta lembar saham. Jumlah itu setara dengan 30,00 persen dari total modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
Berdasarkan dokumen prospektus resmi, Proline atau PRDL mematok harga penawaran atau bookbuilding sebesar Rp100 hingga Rp120 per saham.
Dengan angka tersebut, perusahaan berpotensi mengantongi dana segar maksimal sebesar Rp62,74 miliar.
Untuk memuluskan aksi korporasi tersebut, PRDL menunjuk PT Sucor Sekuritas sebagai pelaksana emisi efek dengan komitmen penuh (full comitment).
Bersamaan dengan rencana IPO, perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan alat kesehatan untuk diagnosa medis itu juga berencana mengadakan program alokasi saham untuk pegawai lewat skema Employee Stock Allocation (ESA).
Nantinya, perusahaan mengalokasikan maksimal 7 persen dari saham yang ditawarkan atau sekitar 36,6 juta saham, khusus untuk karyawan tetap mereka.
Proline juga telah menetapkan alokasi dana hasil IPO untuk tiga hal, yaitu sebesar Rp35,66 miliar akan digunakan untuk melunasi pokok fasilitas kredit di PT Bank Central Asia Tbk (BCA) dan PT Bank Pan Indonesia Tbk (Panin).
Lalu, sekitar 28,92 persen akan dialokasikan sebagai belanja modal atau capex yakni untuk kebutuhan operasional seperti beli mesin baru, peralatan kalibrasi, kendaraan, sistem software, hingga tata ulang (relayout) dan penambahan AHU Lab Biomolekuler .
Sedangkan sisa sekitar 8,51 persen akan digunakan untuk modal kerja atau working capital. Termasuk pembelian bahan baku, riset pengembangan produk (product & development), serta biaya marketing
Related News
BSDE Puasa Dividen, Laba Jumbo Perkuat Struktur Modal
Dua IPO Baru: PRDL & JELI Diboyong Tunggal Underwriter Sucor (AZ)
Elnusa (ELSA) Perkuat Ketahanan Energi Lewat Proyek Kandawulo
Siapkan Ekspansi Besar, ASHA Bidik Pasar Afrika dan Asia
Bebas dari FCA Akibat Free Float, 2 Saham Lanjut Melenting!
Saham Emiten Cum Dividen Hari Ini (18/6), Ada DAAZ hingga TBIG





