Produksi 700 Ribu Ton Per tahun, Indonesia Berpeluang Kembangkan Industri Pengolahan Kakao
:
0
Ilustrasi produksi kakao Indonesia. dok.EmitenNews.
EmitenNews.com - Sebagai produsen kakao terbesar ketiga di dunia, dengan total produksi sekitar 700 ribu ton per tahun, Indonesia memiliki peluang besar dalam pengembangan industri pengolahan kakao. Kementerian Perindustrian bertekad mendorong pengembangan industri pengolahan kakao agar lebih berdaya saing global.
Dalam siaran pers Kemenperin Kamis (30/11/2023), saat ini, terdapat 11 perusahaan pengolahan kakao di Indonesia, yang total nilai ekspornya tercatat mencapai USD1,12 miliar pada tahun 2022, atau menduduki posisi negara pengekspor keempat di dunia.
“Industri kakao ini juga berperan mendukung hilirisasi yang meningkatkan nilai tambah kakao dalam negeri," kata Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau dan Bahan Penyegar Kemenperin, Edy Sutopo pada acara Kongkow Sobat Industri di Bogor, Rabu (29/11/2023).
Kemenperin gencar menumbuhkan wirausaha baru di sektor industri pengolahan kakao. Bagusnya, karena Indonesia memiliki lebih dari 600 varian atau rasa cokelat dari berbagai daerah. Ini menjadi potensi untuk terus melakukan diversifikasi dan inovasi produk.
Ketua Umum Asosiasi Kakao Indonesia (Askindo) Arief Susanto menyampaikan, terdapat PR atau pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan dalam upaya pengembangan industri pengolahan kakao di Indonesia. Di antaranya, memastikan ketersediaan bahan baku. Langkah yang perlu ditempuh adalah meningkatkan produktivitas kakao.
Related News
Industri Pusat Data Batam Tumbuh 22 Persen, Lampaui Nasional
Purbaya Isyaratkan Rilis Panda Bond Lagi Tahun Ini, Ayo Cek Peluangnya
Tarif Baru 10 Persen dari AS, Indonesia Masuk Kelompok 17 Negara
Cara Trader Lacak Aliran Dana Bandar di Balik Pergerakan Saham
Danantara Segera Melebur 4 MI BUMN Skala AUM Rp170T, Bulan Depan!
Konflik Iran Tekan Bursa Asia, Saham Samsung dan SK hynix Anjlok





