Profit Taking, Longping Divestasi 46,66 Juta Saham LABA
:
0
Dua petugas lapangan tengah mengecek truk listrik besutan perseroan. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Longping Investasi Indonesia mengurangi timbunan saham Green Power Group (LABA). Itu ditunjukkan dengan mendivestasi 46.669.300 helai alias 46,66 juta lembar. Transaksi pengurangan saham itu, telah dipatenkan pada 24 November 2025.
Transaksi penjualan dilakukan dengan kisaran harga Rp200-216 per lembar. Menyusul skema harga itu, Longping mendulang dana sekitar Rp9,33 miliar hingga Rp10,08 miliar. Rincian transaksi sebanyak 9 kali tersebut menjadi sebagai berikut.
Transaksi divestasi tersebut dilakukan dengan melepas 14 juta helai pada harga Rp200 per saham senilai Rp2,8 miliar. Lalu, transaksi terbesar berikutnya dengan menjual 11,27 juta lembar pada harga Rp202 per saham senilai Rp2,27 miliar.
Transaksi terbesar ketiga, Longping menjual 7,82 juta saham dengan harga Rp204 per helai sebesar Rp1,59 miliar. Dengan penuntasan transaksi itu, koleksi saham Longping tersisa 193,33 juta saham alias 17,521 persen. Terkikis 4,23 persen dari periode sebelum transaksi dengan tabulasi 24 juta lembar.
Tabungan saham sebelum transaksi itu selevel dengan 21,751 persen. ”Transaksi divestasi dilakukan untuk kepentingan internal,” beber An Shaohong, Direktur Utama Green Power Group. (*)
Related News
Laba GGRM Meledak 2.440 Persen Jadi Rp2,98 Triliun di Semester I 2026
Laba RAJA Melonjak 88 Persen Semester I, Ini Tiga Mesin Pendorongnya
Laba Bersih ULTJ Melonjak 72,5 Persen YoY Tembus Rp1,04T di Q2-2026
ADMG Berbalik Cetak Laba USD5,66 Juta pada Semester I 2026
Penjualan HM Sampoerna Semester I Rp56,5T, Gandakan Perolehan Laba
Pengelola Mayapada Hospital (SRAJ) Makin Tekor meski Pendapatan Naik





