Program Ekonomi Biru Sejalan dengan SDG’s, Menteri KP Jelaskan Kebijakannya
:
0
Ilustrasi kekayaan wilayah perairan Indonesia. dok. Koran-Jakarta.
EmitenNews.com - Kebijakan ekonomi biru yang diusung Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TBP/SDGs). Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menegaskan kebijakan tersebut di antaranya perluasan kawasan konservasi laut yang meningkatkan pelindungan habitat pemijahan ikan. Lainnya, menjaga fungsi laut dalam menyerap karbondioksida serta memproduksi oksigen.
"Dalam konteks pentingnya menjaga kesehatan laut sebagai upaya membuat ketahanan terhadap perubahan iklim, tentu saja sejalan dengan upaya pencapaian target SDGs ke-14 yaitu Life Below Water," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, di Jakarta, Selasa (29/8/2023).
Kebijakan tersebut menurut Menteri Sakti, di antaranya pertama, perluasan kawasan konservasi laut yang meningkatkan pelindungan habitat pemijahan ikan, selain menjaga fungsi laut dalam menyerap karbondioksida serta memproduksi oksigen.
Hingga tahun 2022, luas kawasan konservasi mencapai 28,9 juta hektare atau 8,7 persen dari total luas perairan Indonesia. KKP menargetkan luas kawasan konservasi tersebut menjadi 32,5 juta hektare pada 2030.
Program kedua, penangkapan ikan terukur (PIT) berbasis kuota. Ini termasuk upaya menjaga kesehatan laut dari eksploitasi berlebih maupun yang merusak sumber daya perikanan dan dapat menyebabkan penangkapan ikan berlebih.
Related News
Merasa Dikriminalisasi dalam Vonis 10 Tahun, Nadiem Putuskan Banding
OTT KPK Jaring 10 Orang di Kuansing, Bupati Diminta Menyerahkan Diri
Konsistensi Kawal Pembiayaan Hunian Syariah, BSN Sabet Best Bank 2026
Buruh Tuntut Pembebasan Pajak JHT, Purbaya Ungkap Ketentuan Lama
Terbukti Korupsi Chromebook, 10 Tahun Penjara Untuk Nadiem Makarim
Program Magang Batch II Beri Sertifikasi Resmi Standar Dunia Kerja





