Protelindo Raih Peringkat Outlook Stabil Fitch Ratings, Ini Artinya
:
0
PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), kantongi peringkat dengan outlook stabil dari PT Fitch Ratings Indonesia. Anak usaha dari PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) itu, resmi menerima hasil pemeringkatan tahunan 2026 dari Fitch Ratings. dok. SWA/Protelindo.
EmitenNews.com - PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo), kantongi peringkat dengan outlook stabil dari PT Fitch Ratings Indonesia. Anak usaha dari PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) itu, resmi menerima hasil pemeringkatan tahunan 2026 dari Fitch Ratings.
Sesuai laporan tertanggal 1 September 2026, lembaga pemeringkat tersebut mengafirmasi Peringkat Nasional Jangka Panjang Protelindo di level tertinggi 'AAA(idn)' dengan Outlook Stabil. Laporan pemeringkatan ini telah disampaikan secara resmi oleh Protelindo, pada Kamis, 3 September 2026.
Melalui surat pelaporan yang ditandatangani oleh Sekretaris Perusahaan Protelindo, Maya Marcella, penegakan peringkat 'AAA(idn)' tersebut mencakup berbagai jenis instrumen keuangan perusahaan.
Selain Peringkat Nasional Jangka Panjang dan Peringkat Nasional Senior Tanpa Jaminan, afirmasi 'AAA(idn)' juga disematkan pada seluruh rangkaian obligasi berkelanjutan yang diterbitkan perseroan.
Instrumen yang meraih peringkat tertinggi meliputi Obligasi Berkelanjutan II Tahap II Tahun 2021, Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Tahun 2024, hingga Obligasi Berkelanjutan V dengan nilai maksimum mencapai IDR 20 triliun. Tak ketinggalan, emisi teranyar yaitu Obligasi Berkelanjutan V Protelindo Tahap I Tahun 2026 turut mengantongi peringkat 'AAA(idn)'.
Harus diakui, pencapaian peringkat 'AAA(idn)' ini mengindikasikan tingkat risiko gagal bayar yang sangat rendah serta kapasitas pembayaran kewajiban finansial yang paling kuat relatif terhadap emiten lain di Indonesia.
Dengan prospek yang stabil ini, Protelindo semakin memperkokoh posisi finansial dan rekam jejaknya sebagai pemain utama di industri infrastruktur telekomunikasi. ***
Related News
Avrist Perkuat Sinergi 4 Jasa Keuangan Semua Layanan Saling Melengkapi
Ekspor Listrik Hijau ke Singapura Belum Jelas, PNRE jadi Ikut Bingung
Nilai Investasi Rp68,7 Triliun, Sulteng Terbesar Keempat Nasional
Profil Destry Damayanti, Gubernur BI Perempuan Pertama RI
Emas Antam Naik Rp15 Ribu, Mengekor Penguatan Dunia
Dolar AS Tertekan Penguatan Yen, Rupiah Dapat Nafas





