EmitenNews.com - Equity Analyst Indo Premier Sekuritas (IPOT), Imam Gunadi menilai saat ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tengah memasuki area krusial. Pasalnya, secara teknikal IHSG masih berada dalam fase recovery atau uptrend jangka pendek, dan krusial, karena indeks telah menembus upper line ressitance dari pola rising wedge.

Sebelumnya, IHSG ditutup di 6.525,69 atau menguat 0,37 persen pada perdagangan Jumat (21/8), dengan mencapai level tertinggi intraday di 6.551,96.

“IHSG juga telah berhasil bertahan di atas resistance 6.454, sekaligus berada di atas MA5 6.454 dan MA20 6.313, sehingga struktur tren jangka pendek masih cenderung positif,” ujar Imam dalam risetnya, dikutip Senin (24/8).

Meski demikian, Imam mengatakan posisi breakout dari rising wedge belum sepenuhnya meyakinkan, musabab munculnya candle doji di area breakout. Ini menunjukkan bahwa meskipun buyer berhasil mendorong IHSG melewati resistance, optimisme pasar belum cukup kuat untuk mempertahankan kenaikan tersebut hingga penutupan.

Dengan kata lain, masih terdapat keraguan antara buyer dan seller di area tersebut. Kondisi ini membuat breakout yang terjadi berpotensi menjadi false break, terutama apabila IHSG tidak mampu melanjutkan penguatan pada perdagangan berikutnya.

“Dengan demikian, posisi IHSG saat ini belum dapat dikategorikan sebagai breakout bullish yang solid. Selama IHSG masih bergerak di sekitar Doji Area, pasar masih berada dalam fase wait and see,” tukas Imam.

Dalam risetnya juga, Imam memproyeksikan sepekan ke depan IHSG bergerak di area resistance 6.705 hingga 6.881, dan support di kisaran 6.454 hingga 6.313.

Sementara itu, Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta mengatakan IHSG di perdagangan Senin (24/8) diperkirakan masih mempertahankan momentum bullish. Kendati demikian, para pelaku investor perlu mencermati adanya potensi profit taking.

Dari sisi teknikal, Nafan menilai pergerakan IHSG berhasil kembali membentuk formasi high terbaru berikutnya, apabila targe sebenarnya dari ‘wave (v)/C’ sudah tercapai.

“Berdasarkan indikator, MA20&60 telah menunjukkan positive crossover, sementara Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif. Meski demikian, volume mulai mengalami penurunan,” ujarnya.