EmitenNews.com - PT Bukit Asam (PTBA) memutuskan pembagian dividen tunai Rp1,32 triliun. Alokasi dividen itu, diambil sekitar 45 persen dari koleksi laba bersih tahun buku 2025 senilai Rp2,93 triliun. Dengan begitu, para investor akan mendapat santunan dividen Rp114 per lembar. 

Menilik data perdagangan saham perseroan edisi Kamis, 11 Juni 2026 di level Rp2.630 per helai, dividend yield PTBA sekitar 4,33 persen. Pembagian dividen tahun buku 2025 melorot dari tahun lalu sebesar 75 persen dari laba setara Rp332 per lembar dengan imbal hasil 11,27 persen. 

Sedangkan sisa laba bersih Rp1,61 triliun atau 55 persen ditetapkan sebagai saldo laba ditahan guna mendukung pengembangan usaha, dan menjaga keberlanjutan bisnis perseroan. Sepanjang 2025, PTBA membukukan pendapatan Rp42,65 triliun. Kinerja tersebut didukung penjualan ekspor berkontribusi 46 persen, dan domestik 54 persen. 

Lima negara tujuan ekspor terbesar PTBA yaitu Bangladesh, India, Vietnam, Korea Selatan, dan Filipina. Nah, dari sisi posisi keuangan, total aset per 31 Desember 2025 mencapai Rp43,92 triliun, meningkat 5 persen dibanding posisi akhir 2024 sebesar Rp41,79 triliun. Peningkatan tersebut terutama didorong lompatan aset tidak lancar 12 persen atau sekitar Rp3,12 triliun.

Corporate Secretary PTBA, Eko Prayitno, mengatakan seluruh keputusan mencerminkan komitmen menjaga keseimbangan antara pemberian nilai tambah kepada pemegang saham, penguatan struktur permodalan, dan keberlanjutan pengembangan usaha. "PTBA terus berupaya menjaga kinerja operasional optimal, meningkatkan efisiensi, memperkuat hilirisasi batu bara, mengembangkan berbagai inisiatif bisnis mendukung pertumbuhan berkelanjutan, dan penciptaan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan," ujar Eko.

Selain pembagian dividen, pemegang saham juga menyetujui perubahan susunan pengurus. Yaitu, dewan komisaris terdiri dari Komisaris Utama/Independen Ida Bagus Putu Dunia, Komisaris Independen Dewi Hanggraeni, Komisaris Independen Suko Hartono, Komisaris Dalu Agung Darmawan, Komisaris Zaelani, Komisaris Ferial Martifauzi, Komisaris Lana Saria.

Dewan direksi meliputi Direktur Utama Bambang Ismawan, Direktur Operasi dan Produksi Ilham Yacob, Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Una Lindasari, Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi Hennita Sitepu, Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk Turino Yulianto, dan Direktur Komersial dan Supply Chain Mochammad Rifqi Hari Muji. (*)