PTRO Beberkan Alokasi Penggunaan Dana Penerbitan Surat Utang Rp1,5T

Gambar emiten PTRO
EmitenNews.com - PT Petrosea Tbk (PTRO), bagian dari Barito Group, mengalokasikan dana sebesar Rp600 miliar dari total Rp1,5 triliun yang diperoleh melalui penerbitan Obligasi dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan I Tahap I Tahun 2024. Dana ini direncanakan untuk pembelian material dan jasa dari pihak nonafiliasi.
Manajemen PTRO dalam keterangan tertulisnya Senin (9/12) mengungkapkan selain itu, sebesar Rp405 miliar akan digunakan untuk operasional dan pembelian peralatan, Rp375 miliar dialokasikan untuk biaya tenaga kerja, dan Rp120 miliar untuk beban usaha lainnya. Penawaran obligasi dan sukuk ini berlangsung pada 9-10 Desember 2024.
Obligasi dan Sukuk Ijarah tersebut diterbitkan dalam empat seri. Obligasi Seri A menawarkan Rp47 miliar dengan bunga 6,50% per tahun untuk tenor 367 hari, sementara Seri B senilai Rp171,64 miliar dengan bunga 8% per tahun selama tiga tahun.
Seri C mencapai Rp465,4 miliar dengan bunga 8,75% untuk periode lima tahun, dan Seri D sebesar Rp315,96 miliar menawarkan bunga 9,50% per tahun selama tujuh tahun. Untuk Sukuk Ijarah, masing-masing seri memiliki cicilan imbalan yang disesuaikan dengan tenor obligasi, termasuk Rp33 miliar untuk Seri A dengan imbalan Rp2,14 miliar per tahun dan Rp128,36 miliar untuk Seri B dengan cicilan Rp10,26 miliar per tahun.
Selain itu, PT Petrosea mencatat kontrak baru sepanjang tahun 2024, termasuk di sektor pertambangan dengan Pasir Bara Prima dan Global Bara Mandiri. Sementara di bidang rekayasa dan industri, perusahaan memperoleh kontrak dengan BP Berau, Vale Indonesia, dan Daya Bumindo Karunia.
Langkah strategis ini bertujuan memperkuat posisi PTRO dalam industri pertambangan dan jasa infrastruktur, sekaligus meningkatkan portofolio bisnisnya secara keseluruhan.
Related News

CMNP Mau Borong 10 Persen Saham di Pasar, Ini Alasannya

BRI Raih 2 Penghargaan The Asset Triple A atas Konsistensi ESG

Laba Tumbuh Moderat, 2024 Pendapatan BELL Sentuh Rp585 Miliar

Pendapatan Drop, DILD 2024 Tabulasi Laba Rp174,76 MiliarĀ

Melambung 295 Persen, WIFI 2024 Gulung Laba Rp231 Miliar

Laba dan Pendapatan Tumbuh, Ini Kinerja GOLF 2024